2 Petugas KRL Penemu Rp 500 Juta, Erick Tohir berikan 2 Jempol

GenBisnis, Jakarta – Dua pekerja kontrak di PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan apresiasi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir karena etos kerjanya yang baik dan jujur. Kedua orang ini dinilai memiliki kompetensi dan loyalitas menginspirasi lingkup kerja di BUMN.

Adalah Egi Sandi Saputra dan Mujenih yang merupakan petugas pengawalan KRL dan petugas kebersihan kereta menemukan kantong plastik hitam yang ternyata berisi uang tunai senilai Rp 500 juta. Karena kejujurannya, mereka mengembalikan uang tersebut kepada petugas passenger service yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.


Hal ini biasa dilakukan oleh para petugas KRL. Biasanya barang penumpang yang tertinggal di KRL dan ditemukan petugas akan dikumpulkan dan dicatat di sistem lost and found PT KCI yang terhubung dengan 80 stasiun KRL. Dengan jangka waktu tertentu dan tak ada yang mencari barang tersebut, maka barang-barang tersebut yang masih layak pakai akan disumbangkan.

Hal ini menarik perhatian Kementerian BUMN dan mereka pun mendapatkan penghormatan atas kejujuran dan amanah yang mereka dilakukan saat bekerja. Erick menyebut hal ini merupakan cerminan akhlak yang dicontohkan langsung oleh pekerja garis terdepan BUMN.

“Dan yang penting untuk Mas Egi dan Mas Mujenih yang melakukan tindakan luar biasa dan ini menjadi inspirasi yang tentu kita harapkan apa yang dilakukan mas berdua ini juga bukan hanya simbolik tapi yang harus dilakukan sebagai bangsa besar,” kata Erick saat memberikan apresiasi kepada keduanya, Senin (13/7/2020).

Apresiasi yang diberikan kepada Egi dan Mujenih antara lain bantuan Asuransi Davestera (Dana Investasi Sejahtera) yang merupakan Gabungan dari Asuransi Perlindungan Jiwa, Proteksi, dan Investasi dengan nilai uang pertanggungan per orang hingga Rp 500 juta dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Baca Juga :  Sempat Lemah Karena Dehidrasi, Bayi Kembar Asal Batam Positif Corona

Lalu dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melalui perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services menyerahkan bantuan berupa perlindungan Asuransi Jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 500 juta per orang yang dibayarkan kepada ahli warisnya apabila pemegang polis mengalami risiko meninggal dunia dalam kurun waktu lima tahun.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melalui anak perusahaan BNI Life memfasilitasi keduanya dengan produk Asuransi BNILife Mprotection Plus yang memberikan manfaat lengkap dalam satu produk berupa investasi, proteksi jiwa sampai dengan kesehatan dengan nilai premi/investasi sebesar Rp 50 juta, serta ditambah fasilitas kesehatan berupa manfaat rawat inap.


Sehingga jika terjadi risiko meninggal, penerima manfaat juga akan mendapatkan Rp 100 juta ditambah nilai investasi. Selain itu, untuk tiga tahun polis asuransi juga bisa dicairkan, plus pengembangan Investasi dari premi Rp 50 juta.

Baca Juga :  Wabah Corona, AMSI: Media Jangan Dorong Masyarakat Panik & Tak Rasional

Lalu dari PT Telkomsel memberikan handphone dan kuota internet senilai Rp 200.000/bulan selama 1 tahun, serta saldo LinkAja masing-masing sebesar Rp 5 juta. Tak hanya itu, Egi dan Mujenih juga diangkat menjadi pegawai tetap di anak perusahaan PT KAI/KCI.

“Alhamdulillah, ya Allah. Begitu besar karunia yang engkau berikan. Terima kasih kepada Pak Erick, dan para pejabat BUMN atas penghargaan ini. Saya nggak nyangka apa yang saya lakukan dihargai sebesar ini. Sekali lagi terima kasih. Waktu itu, saya langsung bawa saja (uang) ke kantor Stasiun Bogor karena saya nggak ada niat ngambil, memang bukan hak saya,” kata Mujenih.

“Saya bersyukur sekali dengan semua penghargaan ini, terutama diangkat jadi pegawai tetap. Keluarga saya pasti senang sekali dan bangga,” ujar Egi.

(HG) Sumber.

Leave a Reply