Anda Seorang Pebisnis? Inilah Siklus Hidup Produk Yang Wajib Diketahui

2. Growth

Pada tahap ini produk mulai dikenal masyarakat sehingga promosi tak lagi seagresif sebelumnya. permintaan akan barang juga ikut naik diikuti dengan laba yang ikut naik pula. Sayangnya pada tahap ini persaingan mulai muncul sehingga distribusinya ikut ditingkatkan. Salah satu jalan menghadapi persaingan ini maka harga jual produkpun diturunkan.

3. Maturity

Pada tahap kedewasaan produk sudah amat mandiri tanpa perlu didukung banyak promosi. Di tahap ini pula tercapai penjualan tertinggi sehingga laba yang dihasilkanpun sangat maksimal naiknya. Produk pada tahap ini perlu pemasaran yang sangat kreatif sehingga mampu memperpanjang daur hidupnya.

Produk juga akan sangat sensitive terhadap perubahan ekonomi dan pasar tersegmentasi sehingga promosinyapun berbeda dengan yang lain. Ada tiga tingkatan dalam tahap ini yakni growth maturity, stable maturity hingga decaying maturity.

Baca Juga :  Rahasia Sukses Mengelola Bisnis Ala Jeff Bezos

Pada tahap growth maturity pertumbuhan penjualan mulai menurun dan saat berada pada stable maturity penjualan mulai mendatar karena faktor kejenuhan.

Pada tahan decaying maturity penjualan turun dan konsumen mulai beralih ke produk lainnya. Tak heran bila promosi yang kreatif perlu digalakkan ketika produk anda sudah dalam tahap kedewasaan agar konsumen tetap setia pada produk anda.

4. Decline

Pada tahap decline kejenuhan konsumen akan produk anda semakin terlihat dan kehilangan daya tariknya. Salah satu contohnya ialah penggunaan PC yang mulai tergantikan dengan laptop maupun notebook. Perubahan selera masyarakat menjadi salah satu peranana penting dalam kejenuhan akan produk anda. Tahap inilah yang menjadi tanda berakhirnya siklus hidup sebuah produk hingga akhirnya menuju tahap termination yakni dipensiunkan.

Leave a Reply