Bursa London Ikut Terancam Akibat Corona

GenBisnis, LONDON – Saham Inggris yang berjatuhan, melanjutkan tren kemerosotan pada penutupan perdagangan Kamis (27/02/2020), dengan patokan indeks FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 3,49 persen, atau 246,07 poin, menjadi 6.796,40 poin .

Sebagian besar dari 100 perusahaan besar yang tergabung dalam komponen seleksi indeks FTSE 100 berakhir di wilayah negatif dengan kerugian yang relatif signifikan.

WPP, perusahaan untuk iklan & humas multinasional Inggris , menjadi yang paling buruk (top loser) diantara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya yang jatuh sekitar 16,16 persen.

Diikuti oleh saham pembuat baja dan pertambangan multinasional yang terintegrasi secara vertikal Evraz yang naik 10,52 persen, serta perusahaan perjalanan dan pariwisata multinasional Anglo-Jerman TUI AG turun 8,15 persen.

Baca Juga :  Jumlah Positif Corona di Surabaya Terus Meningkat!

Di sisi lain, Hikma Pharmaceuticals, sebuah perusahaan farmasi multinasional Inggris, melonjak 4,63 persen, telah memenangkan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh salah satu saham perusahaan layanan bisnis Rentokil Initial dunia yang mengangkat 1,69 persen dan perusahaan asuransi multinasional RSA Insurance Group naik 0,56 persen.

Sumber.

Leave a Reply