Desember Ceria, Indeks Bisnis 27 Melesat 2,44 Persen

Genbisnis, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (1/12/2020). Saham emiten Grup Sinarmas menjadi salah satu penopang penguatan indeks hari ini.

Berdasarkan data laman Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup naik 2,44 persen atau 11,99 poin ke level 503,12. Dari 27 anggota konstituen indeks, 18 emiten terpantau menguat, 4 emiten berada di level stagnan, dan 5 emiten melemah.

Emiten kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) terpantau menjadi saham dengan persentase kenaikan harga saham tertinggi di antara semua anggota indeks Bisnis-27 dengan kenaikan sebesar 7,49 persen ke level Rp9.325.

Baca Juga :  Bukan Cabai, Tetapi Minyak Dunia Yang Harganya Mulai Meroket 2,4 persen

Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) juga terpantau menguat bersama dengan INKP dengan kenaikan harga saham 6,3 persen ke level Rp2.870.

Di sisi lain, saham emiten perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang juga mengalami kenaikan 3,6 persen ke level Rp4. 240 terpantau menjadi salah satu emiten yang paling banyak diborong pada perdagangan hari ini.

Total net foreign buy saham BBRI pada perdagangan hari ini menembus angka Rp89,7 miliar. Emiten penghuni indeks Bisnis 27 lainnya, PT United Tractors Tbk (UNTR) juga menjadi saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing setelah mencatatkan net foreign buy Rp16,5 miliar

Baca Juga :  Penjelasan Erick di DPR Perihal Bisnis Bank

Sementara itu, emiten PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) merupakan beberapa emiten yang bergerak melemah masing-masing 4,12 persen dan 3,65 persen.

Bersamaan dengan Indeks Bisnis-27, IHSG parkir di zona merah dengan koreksi 2,96 persen ke level 5.612,415 pada akhir sesi Senin (30/11/2020). Sebanyak 112 saham menguat, 405 terkoreksi, dan 115 stagnan

(DO) sumber.

Leave a Reply