Dua Orang di Balik Kejayaan Khabib Nurmagomedov

Khabib Nurmagomedov pensiun dari UFC dan disemati sebagai petarung terbaik sepanjang masa. ‘The Eagle’ tak akan begitu berjaya tanpa dua orang ini.

UFC 254 menjadi panggung terakhir Khabib Nurmagomedov. Di Fight Island, Abu Dhabi pada Minggu (25/10) dini hari WIB, Khabib mempertahankan sabuknya dari Justin Gaethje.

Khabib cuma butuh dua ronde 1 menit 34 detik untuk mengalahkan ‘The Highlight’. Lewat triangle choke, Khabib menuntaskan Justin.

Dilansir detikSport dari situs resmi UFCKhabib Nurmaagomedov punya catatan kemenangan di ajang tarung bebas profesional sebanyak 29-0. Artinya, Khabib tidak pernah kalah sepanjang kariernya!

Petarung asal Dagestan itu memulai kariernya di tahun 2008. Di tahun 2012, dirinya baru bergabung ke UFC dan sebanyak 13 kali bertanding.

Baca Juga :  Mungkinkah Pasien Corona Bisa Terjangkit Lagi Setelah Sembuh

Khabib tercatat sebagai petarung yang tak pernah kalah di UFC. Dia juga memegang rekor sebagai petarung yang paling banyak melakukan bantingan dalam sekali duel, serta tiga kali mampu mempertahankan sabuk juara kelas ringan.

“Khabib layak mendpat predikat GOAT (Greatest Of All Time). Dia petarung terbaik sepanjang masa,” kata Presiden UFC, Dana White.

Khabib meninggalkan UFC tanpa noda. Dirinya cuma pernah kalah dua ronde selama di UFC.

Mau bertarung stand up, Khabib bisa. Apalagi gulat, pemegang gelar juara dua kali kejuaraan Sambo dunia itu adalah ahlinya.

Akan tetapi, Khabib Nurmagomedov tidak akan sejaya itu tanpa dua orang ini. Mereka adalah mendiang sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov dan pelatihnya di AKA (American Kickboxing Academy), Javier Mendez.

Baca Juga :  Inilah Keuntungannya Melakukan Branding Produk di Sosial Media

(aji)

Leave a Reply