Dukungan Untuk Pebisnis Hijab

JAKARTA – Tidak bisa dipungkiri bahwa Hijab bukan lagi sekedar penutup bagi para wanita. Namun kini hijab merupakan bagian dari identitas dan tren fesyen bagi wanita muslim Indonesia. Berkembangnya fesyen hijab, tidak lepas dari meningkatnya animo terhadap muslim fesyen.

Pemerintah berkomitmen dalam mengembangkan industri syariah dan halal. Hal ini dikarenakan potensi industri syariah sangat besar dengan banyaknya penduduk muslim baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center and Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar mengatakan produk hijab saat ini paling banyak diminati dunia. Bahkan beberapa brand dunia sudah memproduksi beragam jenis hijab.

“Kalau kita lihat pangsa ekonomi syariah sangat besar apalagi bisnis hijab dan produk hijab sangat banyak diminati bahakan sudah dijadikan bisnis yang memiliki keuntungan, seperti brand Burberry, Gucci, Channel dan Nike sudah memproduksi hijab” ujar Sapta dalam diskusi virtual, Jumat (2/10/2020). 

Baca Juga :  Langkah OJK Menjaga Aktifitasnya Ditengah Corona

Kata dia, Indonesia dalam memproduksi hijab juga sudah sangat baik. Apalagi, produk hijab ini bisa memperkenalkan ekonomi syariah di kancah internasional. 

“Kalau kita lihat kita harus jadi moment yang tepat dalam memperkenalkan industri syariah kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan ekonomi syariah akan membantu menjaga, bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bahkan juga menawarkan substitusi impor yang akan mengundang Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia, serta mengurangi Current Account Deficit (CAD).

“Dari aspek ekonomi mikro, akan terjalin hubungan bisnis halal global antara pemain bisnis nasional dan internasional. Juga akan mendorong kecocokan bisnis serta mendatangkan tawaran-tawaran investasi,” tandasnya.

Baca Juga :  7 Tahap Perkembangan Bisnis

RID, SUMBER

Leave a Reply