Eko Patrio, Bisnis dan Koleksi Patung Gajah

Genbisnis – Siapa yang tak mengenal komedian dan politikus Eko Hendro Punomo alias Eko Patrio. Selain dikenal sebagai komedian, Eko Patrio juga pernah duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Eko Hendro Purnomo, S.Sos. atau Eko Patrio adalah seorang politikus berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang terpilih selama dua periode. 

Eko Patrio pun menjadi salah satu artis serba bisa. Bahkan sebagai pengusaha pun Eko Patrio tampak lihai menjalankannya. Baca juga: Koleksi Unik Eko Patrio, Punya Lebih dari 1.000 Patung Gajah Sebagai bukti bisnisnya bernama Komando berkembang pesat.

Dalam YouTube Luna Maya, Eko menjelaskan bagaimana bisnis yang ia jalani berkembang dan merambah ke berbagai sektor. Tidak hanya bicara soal bisnis, Eko Patrio juga diketahui memiliki koleksi unik. Kompas.com telah merangkumnya sebagai berikut. Komando telah berkembang pesat Eko Patrio memiliki bisnis yang bernama Komando group.

Bisnis tersebut rupanya telah berkembang dari production house, manajemen artis hingga kargo. Bahkan dalam waktu dekat Eko menyebut bisnisnya akan merambah ke dunia e-commerce.

“Komando itu grup, ada PH (production house) yang bikin Pesbuker yang lainnya pokoknya komedi-komedi. Pokoknya kalau komedi ya Komando. Terus manajemen artis, ada Ruben Onsu, Vega,” kata Eko Patrio dikutip Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

“Terus ada kargo, kayak semacam transportasi logistik sebagainya, dalam negeri dan luar negeri. Ada katering juga,” kata Eko Patrio lagi.

Baca Juga :  Tips Jitu Hadapi Customer Yang Batal Membeli

Asal muasal Komando Eko Patrio memberikan alasan mendirikan bisnis Komando. Eko berujar ide itu muncul karena prihatin melihat rekan-rekannya yang tak memiliki perkejaan usai Radio SK ditutup.

Eko yang saat itu memiliki dana lebih karena ketenarannya lewat Ngelaba, akhirnya membuka usaha bernama Komando. Dari sinilah Komando berkembang hingga saat ini.

“Ini sebenarnya bikin kantor bukan buat gaya-gayaan. Dulu di Radio SK, siaran. Tahun 1999 akhir itu tutup (radionya). Saya udah ngisi acara Ngelaba, sudah ngetop lah, tapi kasihan teman-teman lain yang masih siaran berhenti,” ucap Eko Patrio.

“Nah dari situ saya tampunglah. Di situlah makanya ada Jarwo, Mucle, ada Kiwil. Mereka dari Radio SK itu. Ya sudah kita bikin kantor, bikin acara, gue yang jualin. Sama kaya RANS sekarang,” tambah Eko.

Koleksi lebih dari 1.000 patung gajah Selain membicarakan soal bisnis, Eko Patrio juga memberitahukan koleksi uniknya berupa patung gajah. Hal itu terungkap setelah Luna Maya melihat banyaknya patung gajah yang tersusun rapi di kantor Eko Patrio.

Jika ditotal, Eko Patrio sudah mengumpulkan 1.000 patung gajah yang ada di rumah dan kantornya.

“Jadi kalau gajah ini, saya lihat suka. Kalau (patung) gajah banyak di rumah, ratusan tapi bentuknya kecil-kecil,” kata Eko. Kegemaran Eko Patrio mengoleksi patung gajah itu sudah ada sejak duduk di bangku SMA. Alasan mengoleksi patung gajah karena senang dengan sifat gajah.

“Jadi gajah itu filosofinya binatang yang sangat baik dan sangat peduli kepada teman-temannya, walaupun badannya besar tidak sombong, mau berbagi kepafa teman-teman, dia juga melindungi satwanya,” tutur Eko.

Baca Juga :  Hal-hal Yang Bisa Dilakukan Agar Bisnis Mampu Bertahan Di Masa-masa Sulit

Harga koleksi patung gajah mencapai Rp 25 juta Mengoleksi lebih dari 1.000 patung gajah, suami dari Viona ini menjelaskan harga patung tersebut dari yang termurah hingga paling mahal. Bahkan kata Eko, ada harga patung gajahnya yang mencapai angka Rp 25 juta.

“Paling murah ada yang Rp 20.000, paling mahal ada yang Rp 25 juta karena dia bentuk kecil dilapis emas,” kata Eko Patrio. Ada sebuah cerita menarik yang diungkap Eko Patrio saat membeli sebuah patung gajah di salah satu toko di mal.

Padahal patung gajah itu hanya menjadi pajangan toko tersebut. 20 tahun bekerja, siap bangun rumah 4 lantai Selain bisnis dan koleksi, Eko Patrio juga telah menyiapkan sebuah rumah megah.

Tak tanggung-tanggung sebuah rumah empat lantai akan dibangun Eko Patrio. Kata Eko, hal itu menjadi buah hasil kerja kerasnya selama 20 tahun.

“Iya (mau bangun rumah) empat lantai. Doain aja, kan kerja dari 20 tahun yang lalu, saya ngumpulin seperak demi perak,” ujar Eko.

RID, SUMBER

Leave a Reply