Haji 2020 Digelar Dengan Protokol Kesehatan !

GenBisnis, Jakarta – “Telah diputuskan bahwa haji tahun ini (1441 H / 2020 M) akan dilaksanakan dengan jumlah sangat terbatas oleh jemaah dari berbagai negara yang sudah bertempat tinggal di Arab Saudi.”

Sebuah keputusan yang telah ditunggu-tunggu seluruh umat Muslim dunia itu akhirnya dikeluarkan pemerintah Arab Saudi. Keputusan ini menandai pertama kalinya dalam sejarah modern Arab Saudi: umat Muslim yang kini berada di luar negeri tak diizinkan melakukan ibadah haji.

Keputusan tersebut juga muncul setelah beberapa negara Muslim memilih untuk meniadakan pemberangkatan haji 2020, salah satunya Indonesia. 

Kementerian Haji Arab Saudi mengatakan, “Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman dalam perspektif kesehatan masyarakat … dan sesuai dengan ajaran Islam.”

Selain membatasi jumlah jemaah dan tak mengizinkan kedatangan umat Muslim yang kini berada di luar Arab Saudi, negara kerajaan itu juga akan menyelenggarakan ibadah haji dengan sejumlah protokol terkait pencegahan penyebaran Virus Corona COVID-19.

Baca Juga :  Tinggal Tunggu Instruksi Anies Rumah Ibadah Dibuka

Kini Arab Saudi tengah berjuang menahan lonjakan besar dalam kasus infeksi COVID-19, yang telah meningkat menjadi 161.000 kasus positif dengan lebih dari 1.300 kematian. Meski demikian, Arab Saudi pada Minggu 21 Juni, telah memutuskan mengakhiri jam malam yang diberlakukan di tengah pandemi. Pembatasan terhadap sektor bisnis, termasuk bioskop dan tempat hiburan lainnya, juga telah dicabut.

“Arab Saudi akan menegakkan sejumlah langkah kesehatan dan protokol untuk umat Islam yang melakukan ibadah haji dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19 yang mematikan,” ujar Menteri Kesehatan Kerajaan Dr. Tawfiq al-Rabiah, dikutip dari Al Arabiya, Rabu (24/6/2020).

Ibadah haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Karena itu, setiap tahun, sekitar 2,5 juta Muslim mengunjungi situs-situs Islam paling suci di Makkah dan Madinah.

Baca Juga :  Ganjar: Hanya Orang Gila Yang Korupsi Dana Bansos

Namun, bila jumlah serupa diterapkan pada ibadah Haji 2020, dikhawatirkan bisa menjadikannya tempat berkembang biak baru bagi Virus Corona COVID-19. Untuk mencegah penyebaran SARS-CoV-2 di antara para jemaah, Kementerian Kesehatan Arab Saudi, bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah, mengembangkan rencana untuk memastikan keamanan jemaah.

“Kami bekerja dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk mengembangkan langkah-langkah dan protokol pencegahan yang diperlukan untuk memastikan musim haji yang aman,” kata Menteri Haji dan Umrah Muhammad Saleh Benten.

Berikut ini sejumlah protokol yang diterapkan Arab Saudi pada jemaah Haji 2020 yang diharapkan ampuh membendung penularan Virus Corona COVID-19:

Leave a Reply