Inilah Beberapa Brand Indonesia Yang Terkenal Di Dunia

1. Indomie

Indomie dari PT. Garuda Food

Siapa yang tak kenal Indomie? Salah satu merk mie instan ini dikenal tak hanya di Indonesia saja namun hingga ke pasar internasional. Ya, Indomie berhasil menembus pasar Asia, Australia, Amerika Serikat (AS), Eropa, hingga Afrika. Menariknya lagi, untuk merambah pasar internasional ini, PT Indofood sampai membuka fasilitas produksi mie instan di berbagai negara, seperti di Jeddah, Saudi Arabia, dan Nigeria.

Bahkan, Indofood juga memasarkan Indomie dengan menggunakan cara lisensi, seperti kepada Pinehill Arabia Food Limited (Saudi Arabia) dan De United Food Industries Limited (Nigeria), di mana keduanya memperoleh hak untuk menggunakan merek Indomie di negaranya masing-masing. Di Nigeria, Indomie sudah seperti makanan pokok dan dianggap sebagai makanan asli warga setempat hingga menjadi pasar mie instan terbesar ke-13 di dunia.

2. Aqua

Brand Lokal Indonesia “Aqua”

Menyebut air minum dalam kemasan (AMDK), pasti terbersit nama Aqua. Produk yang telah ada sejak tahun 1974 ini, tak hanya merajai pasar air minum dalam kemasan di Indonesia, tapi merek ini juga sukses menembus pasar mancanegara. Sejak tahun 1987, Aqua telah diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Fillipina, Australia, Maldives, Fuji, Timur Tengah, dan Afrika. Survei yang dilakukan oleh Zenith International bahkan menyebut Aqua sebagai merek air minum dalam kemasan terbesar di wilayah Asia, Timur Tengah, dan Pasifik. Ihwal kelahiran Aqua ini adalah atas ide almarhum Tirto Utomo pada tahun 1974. Berkat ide Tirto Utomo, ia dinobatkan sebagai orang Asia pertama dan tokoh pencetus serta penggerak industri AMDK di kawasan Asia dan Timur Tengah. Ia juga masuk dalam Hall of Fame industri bottled water. Pada tahun 1998, sepeninggal ayahnya, Lisa Tirto sebagai pemilik Aqua Golden Mississipi menjual sahamnya kepada Danone.

3. GT Radial

Brand Lokal Indonesia “GT Radial”

Raksasa ban terbesar se-Asia Tenggara ini mulai menapak aspal jalan di negara-negara Timur Tengah dan Asia sejak 1983 melalui ban berteknologi bias (cross-ply) untuk kendaraan niaga seperti truk, bus dan mobil angkutan. Pada tahun 1992, PT Gajah Tunggal mulai mengekspor ban jenis radial (steel belted) yang berlabel GT Radial, untuk kendaraan sedan dan truk ringan sampai ke Amerika Serikat.

Saat ini, merek ban ini telah diekspor ke lebih dari 80 negara di Eropa, Amerika, Timur Tengah, Asia (kecuali China), Afrika, Australia, dan Selandia Baru. Keberhasilan dan pencapaian ini diperoleh karena rajin dan tekun dalam mengikuti pameran dagang yang diselenggarakan di mancanegara. Selain itu, kunci suksesnya adalah dengan memegang standarisasi dan sertifikasi internasional. Beberapa di antara sertifikasi internasional yang berhasil diperolehnya, antara lain: E-Mark (Eropa), TUV CERT (Jerman), BPS (Filipina), Inmetro (Brazil), PAI (Kuwait, SASO (Arab Saudi), dan BVQI (Kolombia).

Baca Juga :  Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS , Kok Bisa ?

4. Polygon

Brand Lokal Indonesia “Polygon”

Sejak berdirinya tahun 1989 silam, sebuah produsen sepeda bernama Insera Sena (IS) di Sidoarjo memproduksi sepeda tanpa merek bahkan sudah diekspor ke lima benua di dunia. Lalu di tahun 1997, setelah melihat peningkatan impor sepeda yang masuk ke Indonesia Insera Sena pun mengembangkan merk sendiri, yaitu Polygon.

Sejak saat itu, merek Polygon berkembang pesat dan dipakai di puluhan bahkan ratusan negara di dunia. Bahkan, Polygon ini juga turut dipakai oleh beberapa tim dan atlet sepeda kelas dunia, sebut saja Marek Pesko (juara pertama Four Cross), Hutchindon UR Team, Polygon UR Team, Orange Monkey Team, dan masih banyak lagi.

5. The Executive

Brand Lokal Indonesia “The Executive”

The Executive merupakan salah satu merek atau clothing brand yang berdiri di bawah bendera PT Delami Garment Industries. Perusahaan ini didirikan oleh Johanes Farial pada tahun 1979 dengan produk pertamanya men’s trousers dengan label Wood & John Far. Tahun 1984, lahirlah label The Executive yang awalnya bernama Executive 99 dan masih memproduksi men’s trousers. Tiga tahun kemudian atau tepatnya di tahun 1987, Johanes pun mulai melirik pasar mancanegara seperti, Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Brand lainnya yang juga diproduksi oleh perusahaan ini adalah Jockey, Et Cetera, Wrangler, Colorbox, Tira Jeans, dan Lee. Saat ini, komposisi ekspor perusahaan mencapai 10 persen dari total penjualan perusahaan.

6. Kopi Kapal Api

Brand Lokal Indonesia “Kapal Api”

Bicara soal icon kopi dalam kemasan, berarti tidak bisa lepas dari sebuah merek kopi Kapal Api. Kapal Api merupakan produk dari perusahaan keluarga PT Santos Jaya Abadi yang didirikan pada tahun 1927 silam. Merek kopi ini sempat mencatatkan sejarah sebagai produk asli Indonesia pertama yang memasang iklan di televisi. Pemilihan nama `Kapal Api’, oleh pendirinya, Go Soe Loet, sebagai sebuah simbol kemapanan dan kemewahan di era 1920-an. Saat ini, PT Santos Jaya Abadi telah berkembang dengan pesat dan memiliki tujuh merek kopi dan satu merek sereal di pasaran, serta diversifikasi usaha lewat Café Excelso.

Konsistensi dalam rasa, aroma serta inovasi produk merupakan kunci kesuksesan Kapal Api yang sudah bertahun-tahun menjadi pemimpin pasar roast & ground coffee (kopi tubruk) di Malaysia, Myanmar, China, dan sudah eksis di lebih dari 20 negara di dunia.

Baca Juga :  Surat Dari Stafsus Jokowi Belum Diterima Mentri Desa

7. Tolak Angin

Brand Lokal Indonesia “Tolak Angin”

“Tolak Angin Ada di Mana-mana”. Begitu tagline iklan produk yang diproduksi oleh PT Sido Muncul Tbk. Tagline itu bukanlah kebohongan, kenyataannya Tolak Angin sudah diekspor mulai dari Filipina, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Australia, Belanda, bahkan Amerika Serikat. Kendati kontribusi ekspor Tolak Angin hanya sebesar lima persen dari total penjualan, tapi nyatanya, ia tetap gencar membuka peluang ekspor baru.

Kunci keberhasilannya dalam melakukan ekspor ini adalah kualitas produknya yang harus benar-benar bagus dan terjamin. Dengan kualitas produk yang baik membuat produk ini digemari serta laku di pasar dalam negeri. Bila di pasar dalam negeri sudah sangat baik serta terpercaya, maka barulah Tolak Angin bisa bisa merambah ke pasar luar negeri alias ekspor.

8. Maspion

Brand Lokal Indonesia “Maspion”

Salah satu perusahaan elektronik besar di Indonesia ini dikenal dengan tagline “Cintailah Produk-produk Indonesia!” Meskipun demikian, Maspion yang merupakan singkatan dari “Mengajak Anda Selalu Percaya Industri Olahan Nasional” ini tak hanya berjaya di Indonesia namun juga di pasar internasional. Maspion telah merambah di beberapa negara seperti Malaysia, Timur Tengah, Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, dan beberapa negara lainnya. Kontribusi ekspor pun mencapai 20 – 25 persen dari total penjualan.

9. Olympic Furniture

Brand Lokal Indonesia “Olympic Furniture”

Perusahaan furniture ini didirikan oleh Au Bintoro pada tahun 1982 dan baru mendapatkan label untuk usaha miliknya pada tahun 1984. Nama Olympic Furniture sendiri terinspirasi dari olimpiade olahraga di Rusia. Hingga saat ini, Olympic Furniture telah menjadi salah satu produsen furniture terbesar di Indonesia. Olympic Furniture ternyata juga berjaya di pasar ekspor. Olympic yang juga memproduksi merek-merek Albatros, Procella, Olympia, dan Audio Pro, telah berhasil mengekspor produknya ke beberapa negara di antaranya Jepang, negara-negara Asia, Eropa serta Australia. Kunci kesuksesan Olympic Furniture ini terletak pada ciri khas furnitur yang berkonsep knock down (bongkar pasang), berdesain sederhana dengan harga yang bersaing

10. Tissue Paseo

Brand Lokal Indonesia “Paseo”

Tissue Paseo yang diproduksi oleh Asian Paper and Pulp of Sinar Mas Group ini merupakan salah satu merek yang menawarkan berbagai produk kertas rumah tangga termasuk kertas toilet, serbet, paper towel dan tissue wajah. Tak hanya populer di pasar Indonesia, rupanya Paseo juga sudah ekspansi ke pasar luar negeri. Saat ini, merek tersebut telah tersedia di lebih dari 65 negara mulai dari Amerika Serikat hingga Selandia Baru. Rahasia kesuksesan Tissue Paseo hingga ke dunia internasional ini tak lain pada kualitas produk yang ditawarkan. Tissue Paseo ini terbuat dari serat alami, sangat lembut di kulit namun tetap kuat untuk mengelap serta berwarna putih.

Sumber.

Leave a Reply