Inilah Penyebabnya Kenapa Bisnis Startup Banyak Yang Gagal

GenBisnis – Sampai dengan saat ini memang jumlah startup yang ada di Indonesia makin meningkat tiap tahunnya. Di tahun lalu 2018 sendiri telah mencapai 992 perusahaan, uraian tersebut berdasarkan laporan Indonesia digital creative.

Walaupun telah menjamur saat ini memang nyatanya hanya sebagian kecil yang dapat bertahan sampai kemudian mendapatkan unicorn dan decacorn.

Pendirian perusahaan rintisan (start-up) tak selalu mulus, ada yang berhasil dan ada juga yang gagal. Di Indonesia sendiri, sudah banyak start-up yang berhasil menyandang status unicorn sebut saja yang berhasil Go-Jek, Bukalapak, dan Tokopedia. Tapi tentunya mereka yang berhasil jumlahnya tidak sebanyak yang gagal alias gulung tikar.

Tentunya kegagalan tersebut harus menjadi pelajaran bagi perusahaan start-up yang saat ini sudah berjalan maupun yang baru akan dijalankan. Untuk itu perusahaan start-up perlu memperhatikan enam hal ini agar perusahaan start up terhindar dari kegagalan.

Baca Juga :  Awas! HP Yang Dijual PS Store Terbukti Barang Ilegal

1. Perencanaan yang tidak jelas

Selama ini, banyak yang mengira ide yang bagus sudah cukup bagi para pelaku usaha untuk membangun start-up.

Namun, hal itu salah besar. Tanpa rencana yang konkret, perusahaan akan berjalan tanpa arah pasti.

Membangun sebuah perusahaan start-up sama seperti membangun perusahaan konvensional, perlu disiapkan rencana bisnis yang matang seperti konsep, target pasar serta solusi atas kebutuhan pasar harus direncanakan secara matang.

Ingat, sukses atau tidaknya perusahaan rintisan bukan hanya sebatas ide-ide brilian saja.

Leave a Reply