Inilah Strategi dan Tantangan Menjalankan Bisnis Kuliner Ditengah Covid-19

1. Tetapkan Bisnis Kuliner yang Ingin Dijalankan

Cara memulai usaha kuliner pertama adalah menetapkan bisnis apa yang ingin dijalani. Tips menentukannya bisa berdasarkan skill yang dimiliki atau hobi. Selain itu, ada baiknya lihat apa yang sedang tren atau kebutuhan apa yang sedang dicari pada saat itu.

Contohnya karena saat ini pemerintah menerapkan kebijakan social distancing, otomatis banyak orang yang tidak keluar rumah dan akan belanja stock makanan untuk beberapa hari kedepan. Di sini Calon Pelaku Usaha bisa memberikan solusi dengan menjual produk yang bisa di frozen. Jadi konsumen bisa membeli dan menyimpan produk yang Anda jual.

2. Pertimbangkan Model Bisnisnya

Ada beberapa model bisnis kuliner yang bisa dilakukan Calon Pelaku Usaha, franchise, reseller, usaha perseorangan dan  masih banyak lagi. Tujuan memilih model bisnis ini agar Anda bisa menghitung modal yang harus dikeluarkan. Tentu ada kelebihan dan kekurangan dari setiap model usaha yang Anda akan jalankan.

Baca Juga :  PSSI: Persiapan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia Berjalan Dengan Lancar

Usaha franchise makanan atau disebut juga waralaba adalah konsep bisnis kemitraan di mana kita sebagai pembeli franchise mendapatkan hak untuk menjual dan menggunakan brand kuliner yang sudah terkenal.

Selain usaha franchise, Anda bisa menjadi reseller. Konsepnya sedikit ada persamaan dengan usaha franchise. Anda sebagai reseller menjual produk orang lain. Tapi bedanya di sini Anda bisa menjual produk selain punya mitra. Kedua model itu bisa Anda lakukan jika belum menemukan produk sendiri yang ingin dijual.

Tapi jika Anda sudah punya produk, sebaiknya cobalah dengan memulai usaha perseorangan. Di sini Anda berperan sebagai pemilik tunggal. Usaha ini dapat dimulai dengan skala yang kecil dengan modal yang Anda miliki sendiri dan dilakukan di rumah atau yang biasa disebut dengan usaha makanan rumahan.

Baca Juga :  7 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri Setelah Mengalami Kegagalan

3. Buat Produk yang Konsisten

Cita rasa dari menu yang ditawarkan sangatlah penting untuk menjaga kredibilitas bisnis Calon Pelaku Usaha. Sebab dari cita rasa lah yang membuat orang selalu kembali ke tempat Anda. Untuk itu, dalam proses produksi diperlukan konsistensi supaya produk yang Anda jual selalu sama rasanya. Tidak lupa untuk selalu meningkatkan kualitas produk supaya konsumen lebih percaya dengan usaha Anda. Gunakan bahan-bahan yang berkualitas dan yang tidak kalah penting perhatikan kehigenisan produk.

Jika Anda belum bisa membuat produk yang konsisten, teruslah mengasah skill Anda. Bila perlu ikuti pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang peningkatan produk Anda. GoUKM memberikan solusi mudah agar Anda bisa membuat produk dengan mengikuti kursus usaha kuliner di GoUKM Training Center. Di sini Anda akan belajar bagaimana cara membuat produk dan management bisnisnya.

Leave a Reply