Kebangkitan Sektor Pariwisata Indonesia

Dampak besar pandemi Covid-19 tentunya dirasakan oleh hampir semua kalangan, terutama pebisnis yang bergerak dalam bidang pariwisata. ditutupnya beberapa platform tour and travel online hingga ditutupnya akses ke sejumlah wilayah di Indonesia menunjukkan betapa pengusaha yang berkaitan dengan bidang pariwisata begitu terpukul akibat adanya pandemi Covid-19.

Penurunan wisatawan baik lokal maupun mancanegara mengakibatkan kerugian bagi sejumlah besar bisnis dalam bidang pariwisata. Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa hingga pertengahan tahun 2020, Indonesia mengalami penurunan jumlah wisatawan mancanegara sebesar hampir 60%. Hal ini tentu berdampak pada penurunan pendapatan sektor wisata, dari yang berskala besar, hingga usaha mikro yang menyokong perekonomian masyarakat.

Namun kabar baik akhirnya datang di semester kedua tahun ini PT Angkasa Pura I mencatat kenaikan penumpang sebesar 44% dari bulan Juli ke Agustus. Hal ini tentunya menjadi kabar gembira sekaligus melegakan bagi pelaku usaha dibidang pariwisata yang telah menunggu untuk bangkit kembali.

Baca Juga :  Indonesia Ajak Belanda Kerjasama Dalam Hal Kelola Bandara RI

Maka dari itu, untuk mempersiapkan diri menghadapi peningkatan trafik wisata Genbisnis sudah merangkum beberapa tips untuk pemilik bisnis agar siap menghadapi potensi dan peluang yang akan datang di semester kedua tahun ini. Berikut diantaranya :

Siapkan paket wisata dengan penawaran menarik

Bagi para wisatawan yang sudah menunggu momen berlibur tentu saja akan mencari paket wisata dengan penawaran menarik dan affordable untuk diambil di semester kedua tahun ini. Menyediakan paket bundling penginapan dan perjalanan bisa menjadi salah satu pilihan yang mungkin bisa menunjang bisnis anda.

Leave a Reply