Korea-Asean Business Model Competition – 2020

Genbisnis – Bisnis yang baik adalah bisnis yang berbasis pada suatu permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Pada dasarnya bisnis tumbuh dari sebuah solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh sebuah kelompok komunitas atau masyarakat. Dengan adanya permasalahan, sebuah model bisnis yang bertujuan untuk mengurai penyebab, dampak, hingga resiko yang tidak diinginkan atas permasalahan dapat diurai dan dijelaskan dengan baik.

Seiring dengan semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, tak sedikit pelaku usaha dan startup yang mengembangkan bisnis sebagai solusi atas berbagai persoalan lingkungan atau yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan, yang biasa dikenal dengan sebutan SDGs.

Untuk lebih mendorong pertumbuhan bisnis para startup atau pelaku UMKM yang model bisnisnya mengarah pada poin-poin SDGs, Ministry SMEs dan Startup Republic of Korea (MSS) bersama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM RI (KUKM) membuka kompetisi bisnis

“KOREA-ASEAN Business Model Competition 2020 for SDGs” dengan hadiah uang tunai total Rp120 juta.

Dibawahi oleh ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC), Green Business Center (GBC) bekerja sama dengan Shinhan Futures Lab Indonesia kompetisi tersebut terbuka untuk seluruh UKM dan Startup Indonesia, Korea, dan negara anggota ASEAN.

Baca Juga :  Selama PSBB Boleh Berboncengan Motor, Asal...

Jason Lee, Head of Green Business Center mengatakan tujuan diadakannya kompetisi bisnis tersebut ialah untuk mempromosikan kampanye dari implementasi SDGs (Sustainable Development Goals) melalui ide-ide model bisnis yang potensial, mendorong UKM dan startup untuk berkembang, serta memberikan peluang bagi mereka untuk mendapatkan investor.

Adapun syarat-syarat yang diperlukan bagi UKM/Startup dari Indonesia, Korea, dan anggota ASEAN yang ingin mengikuti kompetisi ini ialah harus resmi terdaftar secara hukum, sudah berdiri kurang dari maksimal lima tahun, dan memiliki model bisnis yang mengacu kepada poin-poin SDGs.

Periode pendaftaran kompetisi ini dibuka sampai dengan batas waktu 1 November 2020 mendatang. Peserta akan melewati tiga tahap penilaian yaitu seleksi dokumen untuk seleksi 24 besar, Online evaluasi untuk seleksi 10 besar.

“Peserta yang lolos dalam 10 besar akan mengikuti sesi mentoring via Zoom dengan para ahli di bidang bisnis selama dua minggu. Peserta dengan model bisnis terbaik yang berhasil memenangkan kompetisi ini berhak mendapatkan benefit dan fasilitas,” tuturnya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Senin (19/10/2020).

Antara lain, Sertifikat Penghargaan dari KUKM RI, uang tunai dengan total Rp120 juta, kesempatan mendapatkan networking dan media yang luas untuk mengembangkan bisnis, kesempatan menggunakan co-working space, dan tentunya peluang yang lebih besar untuk mendapatkan investor.

Baca Juga :  Polisi di Surabaya Bubarkan Pengunjung Kafe Demi Antisipasi Penyebaran Corona COVID-19

James Lee, Head of Shinhan Future’s Lab Indonesia mengatakan, dengan diselenggarakannya Korea-Asean Business Model Competition 2020 for SDGs ini, diharapkan menjadi ajang untuk berinteraksi, bersosialisasi dalam semangat kompetisi yang sehat serta dalam upaya membina dan mengembangkan Startup/UKM, khususnya untuk menerapkan manfaat SDGs.

“Selain itu ajang ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi sekaligus menumbuhkan motivasi di kalangan pebisnis pemula,” ujarnya.

Sustainable Development Goals (SDGs) sendiri merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030.

RID, SUMBER

Leave a Reply