KPAI Usulkan Kominfo Gratiskan Internet Untuk Siswa Yang Belajar Dari Rumah

GenBisnis, Jakarta – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retro Listyarti mengaku bahwa bahwa KPAI telah merekomendasikan kepada Kemenkominfo agar bisa menggratiskan internet pada siswa yang melakukan kegiatan belajar dari rumah.

Ia juga menjelaskan bahwa ada sejumlah rekomendasi yang diajukan pihaknya setelah melakukan sejumlah survei, baik kepada orang tua siswa, para murid, hingga guru.

Salah satu rekomendasi itu berkaitan dengan kuota internet yang dinilai paling merugikan dan menjadi salah satu kendala utama dalam proses belajar dari rumah.

“Menggratiskan internet. Ini kepada pemerintah pusat yah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi yah,” kata Retno saat menggelar RDPU Panja Pembelajaran Jarak Jauh dengan Komisi X DPR melalui daring, Kamis (25/6).

Ia menyarankan penggratisan internet ini tak dilakukan sepanjang waktu. Namun, itu ddisesuaian dengan jam belajar siswa.

“Penggratisan internet ini kami dorong adalah pada senin sampai jumat, pada jam-jam belajar saja. Mungkin jamnya bisa 5 sampai 6 jam sehari,” kata dia.

Baca Juga :  PSBB Surabaya Raya Seminggu Lagi ?

Ia pun berharap wacana internet gratis ini bisa disampaikan kepada Presiden Joko Widodo melalui rapat terbatas agar bisa segera direalisasikan.

“Karena kami mendukungnya. Karena ini [soal kuota internet] jadi masalah juga,” kata dia.

Ia mencontohkannya dengan keluarga dengan lebih satu anak yang belajar di rumah. Para orang tua, kata dia, harus menanggung biaya kuota internet yang semakin meningkat. Padahal, banyak warga yang perekonomiannya terdampak Covid-19.

“Misalnya, ada yang punya anak tiga. Tiga-tiganya gunakan kuota. Mereka kemudian jadi sulit untuk membeli kuota, karena mau makan saja sulit,” kata dia.

Selain itu, Retno menyebut ada kesulitan terkait akses jaringan internet. Itu terjadi tak hanya di wilayah Indonesia bagian timur seperti Papua. Dia mengungkapkan masalah akses jaringan juga terjadi di wilayah yang dekat dengan ibu kota.

Baca Juga :  Jokowi Pecat Anggota KPAI, Sitti Hikmawatty

“Kota Bogor yang sangat dekat dengan Jakarta pun masih ada 11 persen tidak terlayani secara daring,” ungkap dia.

Terkait usul interet gratis ini, Menkominfo Johnny G. Plate sebelumnya mengatakan pihak operator seluluer sudah memberikan bebas akses di sekolah, kampus dan lembaga pendidikan hingga senilai Rp1,9 triliun.

“Sebelum diminta sudah diberikan oleh opsel (operator seluler) sebesar Rp1,9 triliun per bulan selama masa darurat kesehatan,” kata dia, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (13/4).

Namun demikian, Johnny mengakui itu ada perubahan pola penggunaan internet di masa pandemi yang lebih terkonsentrasi di perumahan. Pada masa normal, kata dia, pemakaian banyak di gedung kantor dan sekolah.

(EK) Sumber

Leave a Reply