Langkah Aman Lakukan Pembayaran Digital ala OJK

Genbisnis – Perkembangan zaman mendorong peruabahn pada berbagai aspek termasuk proses pembelian dan pembayaran. Pembayaran pada zaman dahulu menggunakan sistem barter, emas, hingga saat ini menggunakan uang terus berubah dan bergerak secara dinamis.

Saat ini pandemi Covid-19 telah memaksa kita untuk melakukan segala hal secara digital. Oleh sebab itu, kita pastinya sudah akrab dengan layanan internet yang memudahkan kita. Sebagai contoh, lewat internet, sekarang urusan transfer uang pun jadi mudah karena adanya mobile banking.

Meski demikian, dalam menggunakan layanan internet atau mobile banking, masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam mengelola nomor telepon seluler yang dipakai dan menjaga kerahasiaan data pribadi.

Baca Juga :  6 Cara Memberikan Kesan Pertama Yang Baik dan Efektif Kepada Pelanggan

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan, agar tidak disalahgunakan dan menjadi target kejahatan transaksi keuangan, masyarakat dapat mengikuti tujuh tips berikut ini.

Pertama, jangan memberikan PIN/OTP kepada siapapun termasuk oknum yang mengaku sebagai pegawai bank. Ingat bahwa Bank tidak pernah meminta P|N/OTP dari konsumen. Kedua, rutinlah mengganti PIN/password secara berkala agar terhindar dari risiko peretasan.

“Kemudian hindari akses menggunakan wifi Publik, gunakan jaringan internet yang aman ketika melakukan transaksi dan pastikan logout setelah bertransaksi,” ujar sekar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Yang keempat, aktifkan notifikasi transaksi melalui SMS ataupun email. Selalu pantau notifikasi yang muncul, jika ada yang mencurigakan segera hubungi bank.

Baca Juga :  Darurat, Perusahaan Mobil di China Memproduksi Masker dan Hand Sanitizer

Lalu, apabila ingin mengganti/ menjual ponsel atau komputer, pastikan jejak keuangan di perangkat yang lama sudah terhapus dengan benar. Keenam, pastikan mengunduh aplikasi atau mengakses internet banking pada situs bank yang resmi.

“Terakhir, jika tiba-tiba tidak bisa menggunakan ponsel, segera laporkan ke penerbit kartu seluler untuk menghindari cloning sim card,” pungkasnya.

RID, SUMBER

Leave a Reply