Dua Musim Dilarang Tampil di UCL, Pemasukan Keuangan Klub Terancam

GenBisnis.com-Usai Manchester City mendapatkan hukuman berat dari UEFA selama dua musim dilarang bermain di Liga Champions. Bintang Barcelona, Lionel Messi menyebut akan menjadi kacau dan aneh bila City absen di pentas Eropa.

The Cityzens sendiri harus menerima sanksi tegas dari federasi sepakbola benua biru lantaran ketahuan melanggar financial fair play. Dimana merekla kabarnya telah melebihkan pendapat dari sponsor pada periode 2012 dan 2016 lalu.

Alhasil, selain mereka mendapatkan hukuman berat. City juga diharuskan untuk membayar denda sebesar 30 juta euro. Kemudian hal ini pun membuat banyak rumor bahwa Pep Guardiola dan skuadnya akan segera hengkang di akhir musim ini.

Baca Juga :  Trend Olahraga Sepeda. Baikkah Disaat Pandemi Corona ? Ini Penjelasannya

Dan sejumlah klub besar kabarnya juga tengah memantau perkembangan situasi ini agar bisa mendapatkan pemain City. Messi pun yang dikaitkan musim panas nanti akan berlabuh ke Etihad Stadium memberikan komentarnya dan ia pun menilai City akan terlihat kacau jika harus tidak berlaga di Liga Champions.

Hal ini bisa berimbas ke pemasukan keuangan klub biru dari Manchester ini. Betapa tidak, setiap musim saat Manchester City berlaga di UEFA Champions League, mereka selalu minimal mendapat pemasukan sebesar Rp 17 Trilyun.

Meskipun City saat ini dimiliki oleh saudagar kaya raya Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, namun tidak diragukan pemasukan dari Liga Champions juga menyumbang pendapatan yang cukup besar.

Baca Juga :  Benarkah Joging Pakai Masker Bisa Bikin Paru-Paru Kolaps? Cek Faktanya

Sumber.

Leave a Reply