Markas Ducati Digerebek FBI Bersenjata

GenBisnis, California – Biro Investigasi Federal (FBI) membenarkan telah menggeledah kantor pusat Ducati di California, Amerika Serikat pada 17 Desember 2020 lalu. Apa sebabnya?

Dicuplik dari Roadracing World, Selasa (12/1/2020) menurut keterangan saksi mata, lebih dari 30 agen FBI bersenjata menggerebek markas Ducati. Tapi situasi COVID-19 membuat kantor sepi, hanya 2 karyawan yang masuk saat penggerebekan.

Shawn Keane mengunggah tentang bagaimana situasi mencekam kala FBI melakukan penggeledahan. Menurutnya itu adalah pengalaman mengerikan, apalagi saat ditodongkan senjata oleh FBI.

“Saya ada di sana. Tidak pernah menemukan hal menakutkan seperti itu dalam hidupku!” tulis Keane dalam sebuah forum.

Ditanya tentang postingan tersebut dan apakah FBI telah menggerebek perusahaan, Direktur Pemasaran Ducati Phil Read tidak berkomentar banyak.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Krisis Virus Corona Lebih Kompleks Efeknya Dibanding 2008

“Ducati Amerika Utara bekerja sama sepenuhnya dengan lembaga pemerintah. Sebagai bagian dari kerja sama itu, Ducati Amerika Utara tidak mengomentari pertanyaan tersebut,” kata Phil.

Menurut beberapa sumber Asphalt & Rubber yang tidak disebutkan namanya, beberapa rumah karyawan tingkat tinggi Ducati Amerika Utara juga digeledah, dan diduga terkait dengan investigasi kejahatan keuangan.

Sementara itu FBI mengkonfirmasi penggerebekan tersebut tapi belum merinci terkait kejahatan yang sudah dilakukan di markas Ducati, California ini.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa FBI San Francisco berada di lokasi itu pada 17 Desember 2020, untuk melakukan aktivitas penegakan hukum resmi pengadilan,” tulis juru bicara FBI Katherine Zackel.

“Sampai tanggal hari ini, tidak ada catatan publik yang tersedia. Karena sifat penyelidikan yang sedang berlangsung, saya tidak dapat berkomentar lebih lanjut untuk saat ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Ambil Kebijakan Lockdown, Kata Doni Monardo

(aj) sumber

Leave a Reply