Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 13 November 2020

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah masih akan dipengaruhi oleh indeks dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (13/11/2020).

Kemarin, nilai tukar rupiah ditutup melemah 85 poin atau 0,6 persen menjadi Rp14.170 per dolar AS. Di saat indeks dolar AS naik 0,06 persen menuju 93,106.

Adapun, indeks dolar AS mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan berbalik melemah 0,08 poin atau 0,09 persen ke level 92,963.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di level Rp14.187 per dolar AS kemarin, melemah 111 poin atau 0,78 persen dari posisi Rp14.076 pada Rabu (11/11).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan perkembangan nilai tukar rupiah mulai bergerak stabil, bahkan cenderung menguat.

Baca Juga :  Mengenal Gaya Kepemimpinan Sang Libra, Wapres AS Terpilih Kamala Harris

Dia mengatakan rupiah sempat tertekan hingga mencapai level Rp16.575 per doalr As pada 23 Maret 2020 di tengah kepanikan akibat wabah Covid-19. Namun, sejak saat itu rupiah menguat signifikan 17,8 persen hingga 9 November 2020.

Baca Juga : Rupiah Terapresiasi 17,87 Persen, Gubernur BI: Masih Undervalued!

Penguatan yang terjadi ini, menurut Perry, tidak terlepas dari berbagai kebijakan stabilisasi nilai tukar yang terus dilakukan BI.

Penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh stabilitas politik yang terjadi di AS setelah pemilu berlangsung pada November 2020.

BI memandang, nilai tukar rupiah masih berpotensi menguat, didukung dengan inflasi yang rendah dan terkendali, defisit transaksi berjalan yang rendah, daya tarik aset keuangan domestik yang tinggi, dan premi risiko Indonesia yang menurun.

Baca Juga :  Untung Berlimpah! Rahasia Sukses Bisnis Parcel Jelang Lebaran

(ZQ) sumber.

Leave a Reply