Pakar Marketing Berbagi Tips Bisnis Yang Cocok Ditengah Resisi

GenBisnis – Bayang-bayang resesi ekonomi Indonesia bukan berarti kita harus berpasrah diri. Karena sebenarnya ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan meskipun ekonomi di ambang resesi.

Salah satunya adalah membuka usaha baru untuk menambah penghasilan. Namun, tidak semua jenis usaha yang bisa moncer saat ekonomi sedang diselimuti ketidakpastian ini.

Kementerian Keuangan memproyeksi pertumbuhan ekonomi RI kuartal III-2020 menjadi minus 2,9% sampai minus 1,0%.

Negatif teritori pada kuartal III-2020 ini diyakini juga akan berlangsung di kuartal IV-2020 mendatang. Hal ini diyakini bakal berdampak juga pada dunia usaha. Daya beli masyarakat di tengah kondisi semacam itu otomatis bakal merosot. Sehingga, belanja masyarakat juga akan berkurang demi bertahan hidup di tengah resesi akibat pandemi ini.

Baca Juga :  Ingin Reopening Bisnis Kuliner? Inilah Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

 Lalu, buat yang baru mau memulai buka usaha, bisnis seperti apa yang kira-kira tahan banting hadapi resesi?

Menurut Pakar Marketing Hermawan Kartajaya jenis bisnis yang bisa bertahan di tengah kondisi seperti ini adalah segala macam yang masih berkaitan dengan kesehatan.

“Sekarang kan kita lihat aja, yang lagi merupakan solusi untuk customer apa, tentu semua produk yang ada hubungannya dengan kesehatan, otomatis toh,” ujar Hermawan

Hermawan menjelaskan sebenarnya jenis barang apa saja bisa laku diperjualbelikan di tengah kondisi resesi nanti. Asal pelaku bisnisnya mampu menonjolkan kelebihan produk yang ia jual, apalagi bila bisa dikaitkan dengan unsur kesehatan.

Misalnya, mobil dan motor saja sekarang masih laku di pasaran. Hal ini karena pelaku usahanya mampu meyakinkan konsumen bahwa naik kendaraan pribadi lebih aman ketimbang kendaraan umum.

Baca Juga :  Dua Warga Tewas. Diduga Tertembak Aparat Timika

“Kayak sekarang di dalam industry round-table kita kan kelihatan orang itu masih mau beli mobil, beli motor karena naik kendaraan umum itu sekarang dianggap bahaya, jadi intinya tinggal cara jualnya, kalau bisa jelasin, ini lebih aman pakai kendaraan pribadi daripada kendaraan umum,” terangnya.

Leave a Reply