Penghasilan dan Keuntungan perusahaan teknologi melejit saat pandemi.

Genbisnis – Bak pepatah yang mengatakan bahwa setiap permasalahan adalah kesempatan. Bagi para pebisnis adanya permasalahan adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi. permasalahan justru menjadi sebuah pacuan untuk memunculkan ide atau inovasi baru yang dapat membawa pebisnis menuju kesuksesan. Hal ini juga yang terjadi pada bisnis berbasis teknologi selama pandemi covid-19 berlangsung.

Penghasilan dan keuntungan beberapa perusahaan teknologi justru melejit saat pandemi. Ini terlihat dari kinerja dalam 3 bulan terhitung sampai 30 September 2020.

Perusahaan dimaksud yakni Amazon, Apple, Google dan Facebook, yang dilaporkan tingkat pendapatannya dalam 3 bulan terakhir terus tumbuh.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa penurunan pertumbuhan kinerja keempat perusahaan raksasa teknologi ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat, seperti melansir laman BBC, Rabu (3/11/2020):

1. Amazon  

Amazon terus menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan begitu banyak keuntungan di masa pandemi Covid-19 ini.

Penjualan dari perusahaan teknologi raksasa ini mencapai USD 96,1 miliar terhitung dari tiga bulan lalu sampai tanggal 30 September. Angka tersebut meningkat 37 persen jika dibandingkan dengan penghasilan tahun 2019, dengan periode bulan yang sama. Angka keuntungan Amazon pun mencapai USD 6,3 miliar, tiga kali lipat lebih besar dari tahun lalu.

Baca Juga :  Google Akan Blokir Iklan Tertentu Bisnis Seperti lowongan pekerjaan, perumahan, dan kredit

Pertumbuhan perusahaan ini digeraki oleh faktor peningkatan jumlah bisnis e-commerce di wilayah Amerika Utara, karena terus meningkatnya kegiatan belanja keluarga secara online. Tidak hanya itu, bisnis periklanan dan cloud computingnya juga mengalami pertumbuhan signifikan.

Walaupun begitu, pertumbuhan tersebut bukan berarti tidak memerlukan pengeluaran besar. Pihak Amazon mengatakan bahwa, perusahaannya perlu mengeluarkan dana lebih dari USD 2,5 miliar untuk pengeluaran protokol tempat kerja dan kebijakan seputar Covid-19.2 dari 4 halaman

2. Facebook

Facebook yang memiliki aplikasi Whatsapp dan Instagram, melaporkan bahwa di bulan September ada sebanyak 2,5 miliar user/pengguna yang aktif mengakses ketiga media sosial tersebut.

Jika dibandingkan dengan bulan September tahun lalu, angka tersebut meningkat 15%. Tapi jika dibandingkan dari bulan Juli, peningkatan hanya mencapai 3 persen.

Pencapaian tersebut berhasil dilakukan Facebook, walaupun perusahaan tersebut pernah mengumumkan bahwa ada penurunan angka pengguna di Amerika Serikatdan Kanada. Facebook pun memberitahukan kepada investornya, bahwa trend tersebut akan terus terjadi.

Baca Juga :  Perangi Hoax, Google Akan Ubah Mesin Pencariannya

Twitter juga melaporkan hal yang serupa, mengklaim ada 187 juta pengguna aktif di kuarter Juli-September, hanya meningkat1 juta user dari tahun lalu.

3. Google

Semenjak kebijakan Lockdown untuk tahun ini, banyak perusahaan teknologi besar, seperti Facebook dan Alphabet memotong pengeluarannya untuk periklanan.

Keputusan tersebut membuat Facebook dan perusahaan induk Google serta Youtube itu melihat penurunan pendapatankuarter, semenjak perusahaanya dinyatakan publik di tahun 2004.

Tapi, perusahaan ini kembali melihat pertumbuhan

Google sendiri, menikmati kenaikan 14 persen untuk pendapatannya, jauh lebih baik dari apa yang diprediksi oleh banyak analis. Pertumbuhan tersebut membantu tingkat keuntungan meningkat 59 persen dari tahun ke tahunnya, dengan total pendapatan USD 11 miliar. Membuat saham perusahaan mesin penulusuran ini naik hingga 6 persen.

Leave a Reply