Penurunan Pajak Hotel & Restoran di 10 Destinasi Wisata

GenBisnis – Pemerintah terus memperkuat insentif pariwisata untuk pemulihan dari efek virus Corona dalam perekonomian Indonesia dengan cara alokasi untuk daerah dan transfer dana Pueblo (TKDD) di bidang pariwisata.

“Jadi untuk stimulus counter cyclical, pada dasarnya intinya pertama adalah sektor pariwisata, karena sangat berpengaruh. RRT menyumbangkan 2 juta atau the second largest berasal dari turis ke Indonesia. Ini maksudnya adalah bahwa selama lockdown atau bisa dibilang tidak adanya penerbangan keseluruh destinasi wisata hotel dan restoran akan sangat berpengaruh “kata Sri Mulyani dalam kasus Indonesia Economic Outlook 2020 di ballroom Ritz Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Selain itu, instrumen yang digunakan adalah hibah ke daerah untuk mendukung program pariwisata, akan diarahkan untuk mengkompensasi penurunan tarif pajak hotel dan pajak restoran hingga Rp 3,3 triliun kepada pemerintah daerah (Pemda), dengan syarat harus merevisi ketentuan PMK 224 / PMK. 07/2017 tentang Pengelolaan Hibah dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dokter Cantik menjadi Jubir Gugus Tugas Covid-19

“Oleh karena itu, kami memberikan paket untuk meningkatkan tourism,” katanya.

Penurunan tarif pajak hotel dan restoran akan berlaku selama 6 bulan di 10 destinasi pariwisata di Indonesia.

Tujuan 10 pariwisata yang dimaksud adalah Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam dan Bintan.

Sumber.

Leave a Reply