Punya Bisnis Kuliner, Ini Tips Memilih Supplier

GenBisnis – Anda pasti sependapat jika dalam menjalankan bisnis kuliner, terlebih lagi saat masih awal, tentu tidak bisa dijalankan seorang diri.

Anda pasti akan membutuhkan pasokan barang untuk bisa mengembangkan usaha ke taraf yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu untuk memiliki supplier atau pemasok yang sesuai dengan bisnis Anda.

Dalam mencari supplier memang tidaklah mudah. Sebab, supplier yang Anda pilih akan sangat mempengaruhi kelancaran proses pemasokan bahan baku restoran Anda.

Bahkan, masa depan bisnis Anda pun kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh bagaimana kinerja supplier yang Anda pilih. Salah-salah memilih, pelanggan Anda justru bisa kecewa hanya karena kesalahan supplier Anda. Hal inilah yang mendasari mengapa harus memilih supplier dengan sangat teliti dan serius.

Oleh karena itu, supaya kelancaran bisnis Anda tidak terganggu dengan kinerja buruk dari supplier, berikut ini 3 tips memilih supplier yang baik, khususnya bagi Anda pemilik usaha kuliner.

1. Apa yang Sebenarnya Anda Butuhkan


Tentunya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan bisnis kuliner. Misalnya, Anda ingin mendirikan restoran khusus yang menjual burger.

Maka, Anda harus putuskan bahan apa saja yang akan Anda beli dari supplier dan mana yang akan Anda buat sendiri. Biasanya restoran burger akan membuat sendiri patty dan sausnya. Sisanya akan dibeli dari supplier yang terpercaya.

Baca Juga :  8 Tips Ampuh Menjaga Hubungan Baik Dengan Pelanggan Agar Tetap Loyal

2. Perhatikan Kualitas dan Kuantitas Barang Supplier

Dalam mencari informasi supplier yang sekiranya cocok dengan bisnis Anda bisa dengan bertanya kepada para teman-teman sesama pebisnis Anda.

Mengingat biasanya para pebisnis memiliki pergaulan yang cukup luas. Penting juga bagi Anda untuk menanyakan rekam jejak supplier yang disarankan orang lain.

Perlu diingat bahwa kualitas dan kuantitas harus dipenuhi secara beriringan. Tidak bisa dipenuhi hanya salah satunya saja. Sebab, keduanya merupakan dua hal yang saling bertalian dan mengandung konsekuensi yang sama.

Bila supplier Anda punya kualitas tapi tidak kuantitas, maka kelancaran bisnis Anda yang akan terganggu. Sebaliknya, kalau hanya kuantitas tanpa kualitas maka konsumen Anda yang akan menanggung akibatnya.

Akhirnya, produk Anda pun tidak lagi dipercaya oleh pasar. Hal ini pun sering terjadi di dunia bisnis F&B. Perubahan bahan baku yang Anda gunakan bisa langsung terasa oleh pelanggan setia Anda.

Saat Anda sudah mendapatkan rekomendasi, maka jangan ragu untuk membuka jalur komunikasi terlebih dahulu. Proses komunikasi ini bisa dimulai dengan bertanya-tanya soal bagaimana pihak supplier bisa memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

Sebab, telah banyak bisnis yang harus menanggung rugi hanya karena supplier-nya yang kurang profesional.

Baca Juga :  Kisah Perjalanan Jeff Bezos Hingga Menjadi Orang Terkaya Didunia

3. Perhatikan Harga Jual dan Pelayanan yang Ditawarkan


Namun harga murah biasanya tidak dibarengi dengan kualitas yang diberikan. Syukur-syukur Anda bisa mendapatkan bahan baku dengan harga murah tapi kualitas bagus. Namun jika tidak pun, tidak masalah jika Anda mendapat supplier yang menawarkan harga sedikit lebih mahal tapi kualitasnya terjamin.

Selain kualitas barang, Anda pun harus melihat kualitas pelayanan yang mereka berikan. Misalnya, setelah bayar, bahan baku akan dikirim sesegera mungkin agar cepat sampai. Jangan sampai Anda mengalami keterlambatan saat pengiriman bahan baku sementara pelanggan Anda sudah menunggu.

Dari tiga tips memilih supplier yang baik di atas, yang tidak kalah penting adalah sebelum membeli bahan-bahan makanan seperti sembako untuk restoran atau usaha F&B yang Anda miliki, Anda harus melakukan perbandingan kualitas pelayanan, produk, dan kecepatan pengiriman.

Karena satu supplier pasti memiliki kebijakan yang berbeda dengan supplier lainnya, dan Anda perlu mengambil keputusan dengan lebih bijak terhadap satu supplier. Selamat mencoba.

Sumber.

Leave a Reply