Situs Judi Sebagai Sponsor Liga 1 2020

GenBisnis.com – Liga 1 bergulir kembali akhir pekan ini. Namun jelang pagelaran tersebut terselip sedikit kisruh menyoal sponsor tim.

Langkah manajemen Tira Persikabo menggandeng situs judi sebagai sponsor jelang Liga 1 2020 menuai polemik. Publik mengguggat, sebab perjudian adalah sebuah kegiatan ilegal di Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tak bisa menghindari pertanyaan wartawan terkait sikap pihaknya dalam memandang masalah Tira Persikabo. Dia mengatakan, sposor situs judi untuk klub bola belum ada aturannya.

Malahan di luar negeri situs atau rumah judi bebas menjadi sponsor klub. Untuk Tira Persikabo, sayangnya adalah kasus pertama di Indonesia, sehingga menimbulkan polemik.

“Tidak ada aturan yang mengatur sponsor dari situs judi. Hanya ada aturan sponsor yang berkaitan dengan rokok dan alkohol. Kasus ini pertama di Indonesia. Di luar negeri biasa, ini hanya soal kepatutan,” tutur Iriawan saat ditemui wartawan, kemarin.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga memberi tahu sudah berbicara dengan Satgas Antimafia Bola. Dari sana diketahui, mereka juga tidak mempermasalahkan, selama situs judi tersebut tak turut campur dalam pengaturan skor.

Baca Juga :  Mal Dibuka Kembali 6 Juni, Sudah Siapkah?

“Satgas bilang tidak ada masalah. Selama situs judi itu tidak ikut mengatur skor. Nanti Pak Cucu akan komunikasi dengan pihak manajemen PS Tira Persikabo. Aturannya tidak ada. Tidak kena hukum negara maupun hukum sepakbola atau regulasi,” ujarnya.

Namun tak lama berselang, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Somantri mengeluarkan surat pengumuman kepada klub-klub Liga 1. Disebutkan di dalamnya, ada aturan larangan menggandeng sponsor yang kaitannya dengan situs judi, produk rokok, dan alkohol.

Menpora Minta PSSI Tegas

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Zainudin Amali meminta PSSI untuk bersikap tegas terkait kisruh Tira Persikabo yang disponsori oleh salah satu situs judi.

Menurutnya, negara sudah memiliki peraturan perihal konten yang bermuatan perjudian. Apalagi, PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi juga sudah sudah mengeluarkan surat pengumuman terkait larangan produk yang menjadi sponsor klub.

“Saya sudah sampaikan ke PSSI. Kalau kami prinsipnya adalah sponsor harus sesuai dengan undang-undang. PSSI harus ketat, jangan sampai itu bisa merusak makna dari olahraga. Saya sudah minta betul kepada PSSI agar hati-hati soal ini,” kata Amali di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat 28 Februari 2020.

Baca Juga :  "Yan Vellia" Istri Didi Kempot Yang Ternyata juga Seorang Penyanyi

“Jadi sebaiknya untuk sponsor kan sudah ada aturannya. Ya sudah ikuti saja itu. Ikuti aturan UU. Pokoknya semua kegiatan apa pun ikuti UU, bukan cuma sepakbola tapi semua kegiatan olahraga di masyarakat ikuti UU,” tegasnya.

Selain Persikabo, Persib Bandung juga tersangkut masalah sponsor ini. Maung Bandung menaruh kalimat ‘Pria Punya Selera’ di bagian pundak jersey-nya. Hal itu diasosiasikan dengan produk rokok kenamaan di Indonesia.

Menpora Zainudin Amali

Merujuk hal itu, tim berjuluk Maung Bandung melanggar pasal 36-27 Peraturan Pemerintah 109/2012. Karena telah mencerminkan sebuah produk rokok.

Sumber

Leave a Reply