Sukses Bisnis Tangan Part 1

Genbisnis – Jepang memang berada di tingkatan yang berbeda. Perbedaan budaya yang mencolok dengan negara-negara lain tentu membawa banyak profesi yang mungkin tidak terpikirkan untuk ada menjadi potensi yang menakjubkan.

Kebiasaan orang Jepang yang menstempel dokumen di tempat tanda tangan akhirnya memudar. Hal ini dikarenakan semakin banyak orang yang bekerja dari rumah akibat adanya pandemi virus corona (Covid-19).

Hal ini lah yang dilihat oleh Perusahaan Bengo4.com Inc sebagai peluang usaha dengan menyediakan platfom tanda tangan secara online. Perusahaan raksasa seperti Toyota dan Nomura bahkan mendaftarkan diri untuk mendapatkan layanan tanda tangan elektroniknya ke perusahaan tersebut.

Akibat laris manisnya bisnis layanan tersebut, membuat saham Bengo4com Inc melonjak 100% pada tahun ini. Lonjakan saham tersebut juga membuat sang pendiri Taichiro Motoe menjadi orang kaya baru dengan harta kekayaan bersih diperkirakan lebih dari USD1 miliar atau sekitar Rp14,9 triliun.

Baca Juga :  480 Ribu Ton Bumbu Rendang Sekaligus Juru Masaknya Akan Diekspor ke Arab Saudi

Motoe mengatakan, para investor optimis dengan layanan tanda tangan elektronik Bengo4, yang disebut CloudSign, di era Covid-19. Karena semakin banyak orang yang bekerja dari jarak jauh sehingga membuat perusahaan Jepang beralih ke tanda tangan elektronik dari stempel fisik.

“CloudSign mengubah budaya hanko tradisional,” ujarnya mengutip dari Forbes, Kamis (1/10/2020).

Penjualan Bengo4 telah meningkat bahkan sebelum upaya pemerintah baru-baru ini. Perusahaan melaporkan penjualan 1,16 miliar yen pada kuartal April-Juni, naik 24% dari tahun ke tahun.

Pertumbuhan tersebut dipimpin oleh bisnis CloudSign, yang penjualan kuartalannya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 262 juta yen. Perusahaan memperkirakan penjualan triwulanan CloudSign akan hampir dua kali lipat lagi tahun depan menjadi sekitar 500 juta yen.

One Reply to “Sukses Bisnis Tangan Part 1”

Leave a Reply