Tips Buat Kamu yang Ingin Memulai Bisnis Retail

Genbisnis.com – Memiliki bisnis retail sendiri merupakan impian bagi banyak orang. Meskipun mungkin terdengar mudah, membangun bisnis retail membutuhkan strategi dan usaha yang lumayan rumit. Anda tidak hanya harus memiliki biaya tetapi juga pengetahuan yang baik mengenai bagaimana bisnis retail bekerja. Untuk memudahkan Anda menyusun perencanaan dalam memulai bisnis retail Anda, simak delapan tips berikut ini.

1. Tentukan Produk yang Ingin Anda Jual

Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah menentukan jenis produk yang akan Anda jual. Anda bisa saja memulainya dari hobi dan minat Anda sendiri. Akan tetapi, ingat bahwa dua hal ini saja tidaklah cukup. Anda perlu memastikan bahwa produk yang akan Anda jual memiliki permintaan pasar.

Selain itu, pikirkan bagaimana Anda akan memperoleh produk yang akan Anda jual. Pastikan Anda dapat dengan mudah menemui supplier yang menjual produk tersebut. Yang tidak kalah penting, Anda juga harus memikirkan keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari menjual produk tersebut. Pikirkan berapa harga beli produk tersebut dan harga jualnya.

2. Kenali Target Audience & Pahami Kompetisi Pasar

Saat Anda memilih jenis produk untuk dijual, Anda juga harus sudah memikirkan siapa yang akan membeli produk tersebut. Buatlah buyer persona calon pelanggan ideal Anda. Ambil waktu Anda untuk melakukan riset tentang target audience Anda.

Anda juga harus mempelajari kompetisi pasar. Ketahui seberapa besar kompetisi yang akan Anda ikuti. Kenali siapa kompetitor Anda dan pelajari kelebihan serta kekurangan mereka sehingga Anda akan lebih mudah membuat rencana untuk membuat bisnis Anda lebih unggul dari yang lain.

3. Pilih Lokasi di Mana Pelanggan Anda Berada

Be where your customers are. Kalimat ini sangat tepat untuk menggambarkan bagaimana Anda harus memilih lokasi toko. Anda mungkin berpikir bahwa memilih lokasi yang berjauhan dari kompetitor Anda adalah langkah yang paling tepat, tetapi ini belum tentu benar.

Baca Juga :  Indeks Bisnis-27 & IDX BUMN-20 Lebih Perkasa Dibanding IHSG, Ini Alasannya

Anda harus memastikan bahwa toko Anda berada di lokasi di mana pelanggan Anda berada. Ketika Anda memilih lokasi yang benar-benar zero competition, Anda harus tetap memastikan bahwa area tersebut dapat mendatangkan pelanggan untuk bisnis Anda.

4. Pastikan Anda Memiliki Cukup Modal

Setelah menentukan produk dan lokasi toko, maka langkah selanjutnya adalah membandingkannya dengan modal yang Anda miliki. Ingat bahwa Anda mungkin tidak akan meraup keuntungan selama beberapa bulan pertama. Jadi, Anda harus realistis dan tidak beranggapan bahwa keuntungan akan langsung menghampiri Anda.

Modal yang Anda miliki harus bisa mencakup biaya sewa toko, biaya pembelian produk ke supplier, biaya pengiriman, biaya listrik dan air, gaji karyawan, biaya pemasaran, dan sebagainya. Bila Anda belum yakin, Anda mungkin perlu menunda untuk membuka toko selama beberapa waktu dan bisa memilih untuk menjual produk Anda secara online di marketplace.

5. Rekrut Karyawan yang Kompeten

Selanjutnya, Anda perlu menyediakan waktu untuk menyeleksi calon karyawan toko Anda. Jangan menggantungkan orang lain untuk hal ini, karena Anda tentu tidak ingin merekrut orang-orang yang tidak berkualitas.

Setelah Anda menentukan pilihan, maka Anda harus memberikan mereka pelatihan yang berkaitan dengan product knowledge, kepribadian, dan penggunaan teknologi. Pastikan mereka dapat menggunakan berbagai teknologi yang ada di toko Anda, seperti sistem POS, barcode scanner, mesin absensi, dan lain-lain.

6. Pilih Supplier yang Andal

Memilih supplier yang dapat diandalkan adalah salah satu langkah terpenting. Harga murah tidak menjamin kualitas produk dan layanan yang ditawarkan dari seorang supplier. Kecepatan dalam merespons, ketersediaan produk, dan ketepatan waktu dalam pengiriman adalah beberapa hal penting yang harus Anda pertimbangkan.

Baca Juga :  Tips Membeli Mobil Bekas Tidak Membuat Malah

Untuk memudahkan Anda menemukan supplier yang tepat dan memperoleh produk Anda tepat waktu, pertimbangkan menggunakan sistem pembelian. Sistem pembelian menyimpan informasi supplier secara detail, mengizinkan Anda untuk Membuat permintaan penawaran dan pesanan secara otomatis, memudahkan supplier memberikan penawaran, menyusun kontrak payung (blanket order), mengecek produk yang masuk, dan masih banyak lagi. Membuat permintaan penawaran dan pesanan secara otomatis

7. Lakukan Promosi Secara Kreatif

Tentu saja Anda perlu melakukan promosi untuk membuat khalayak mengenali toko baru Anda. Tidak perlu terlalu pusing memikirkan berapa banyak uang yang harus Anda korbankan untuk melakukan hal ini.

Ketimbang memberikan harga diskon besar-besaran, Anda mungkin bisa sedikit lebih kreatif dengan memberikan souvenir atau voucher untuk pembeli pertama Anda. Anda dapat bekerja sama dengan komunitas atau bisnis lain untuk memperkuat branding dan promosi Anda.

8. Adaptasi dengan Teknologi & Otomasi

Yang terakhir namun tidak kalah penting, Anda juga perlu beradaptasi dengan tren dan segala perubahan dalam industri retail. Kompetitor Anda mungkin sudah mengurangi proses-proses manual dan mengotomatiskan bisnis mereka, jadi Anda pun juga harus.

Kemampuan untuk memprediksi permintaan pasar dan pendapatan secara akurat akan membantu Anda memenangkan kompetisi retail yang semakin ketat. Sistem ERP dapat membantu Anda mewujudkan hal tersebut.

Sistem ERP menyediakan solusi menyeluruh untuk bisnis retail, mulai dari pembelian stok barang, pengelolaan inventaris, penjualan dengan sistem POS, hingga manajemen karyawan. Dengan diotomatiskannya berbagai proses, bisnis retail Anda pun akan dapat berjalan dengan lebih efisien.

(RI) Sumber

Leave a Reply