Tips Jitu Hadapi Customer Yang Batal Membeli

GenBisnis – Saat menjalankan suatu bisnis, keikhlasan dalam melayani pelanggan, baik yang sudah loyal maupun yang baru dan ingin tahu (first time buyer) tentang produk atau jasa yang dijual tidak dibedakan.

Para pengusaha kadang tidak memandang usahanya dari kacamata konsumen. Sehingga seringkali pelayanan membuat para konsumen jengah dan memilih membeli produk serupa di tempat lain.

Dan tentunya hal ini mungkin bisa menjadi suatu kerugian pada bisnis anda. Sebagian dari perusahaan akan melakukan berbagai cara untuk meminta tim sales segera menghubungi pelanggan ini agar tetap bisa mencapai kesepakatan yang sudah hampir terjadi sebelumnya.

Namun, memaksakan kehendak perusahaan seperti ini bukanlah solusi untuk mendapatkan pelanggan. Karena banyak pelanggan yang semakin enggan untuk melakukan pembelian ketika salesperson semakin menawarkan produk kepadanya.

Baca Juga :  Bob Sadino, Tips bangun Usaha Dengan Modal Kecil Yang Menguntungkan

Berikut tips jitu menghadapi pelanggan yang batal membeli.

1. Meminta masukan dari pelanggan/prospek

Jika Anda mengalami pembatalan, yang perlu Anda tanyakan adalah feedback dari mereka. Bisa jadi apa yang mereka alami saat ini bukanlah dari pihak Anda melainkan karena ketidaksanggupan pelanggan untuk menggunakan produk Anda saat ini. Sebagai contoh, pelanggan sudah deal, tetapi karena kejadian khusus dan sifatnya lebih urgent, pelanggan pun membatalkan. Ini yang harus Anda ketahui. Jika tanpa bertanya dan meminta feedback Anda langsung menghubungi pelanggan dengan berbagai macam penawaran, tentu Anda akan menjadi salesperson yang mengganggu kenyamanan pelanggan dalam bekerja.

2. Menghubungi di kesempatan berbeda

Jika pelanggan/prospek menunda pembelian saat ini, itu artinya masih ada kesempatan untuk Anda. Coba tanyakan kepada mereka setelah beberapa waktu, misal 1 bulan atau beberapa minggu selanjutnya. Memberikan waktu seperti ini akan jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan memaksakan closing sesaat setelah melakukan pembatalan.

Baca Juga :  Bersama Lawan Covid, Palang Merah Dapat Bantuan 30 Miliar Dari Australia

3. Membiarkan pelanggan ini menghubungi kembali

Ketika ada yang membatalkan, itu artinya mereka menganggap bahwa solusi dari produk/layanan Anda tidak terlalu sesuai dengan kebutuhannya saat ini. Biarkan mereka melakukan berbagai macam cara untuk menemukan solusi yang tepat baginya. Sedangkan Anda, hanya perlu menunggu mereka menghubungi Anda kembali untuk melakukan pembelian. Karena, jika sebelumnya sudah hampir mencapai closing namun prospek membatalkan secara tiba-tiba, karena menganggap menemukan pilihan lain, maka suatu saat mereka juga akan kembali kepada Anda karena merasa solusi Anda lah yang paling sesuai untuk kebutuhannya.

(EK) Sumber

Leave a Reply