Tips Managemen Modal Minim Untuk Bisnis Kuliner

Genbisnis, Jakarta – Sobat bisnis pernah berangan untuk memulai bisnis kuliner, namun enggan karena bayangan modal yang terlalu besar? sangat banyak pertanyaan muncul, bagaimana dengan bahan baku? tempat penjualan? bahkan biaya promosi?

Memulai bisnis kuliner dengan modal kecil harus disertai langkah yang tepat. Kuliner menjadi peluang besar dalam berbisnis. Memulai bisnis kuliner dengan modal kecil bisa jadi impian para pencinta makanan.

Memulai bisnis kuliner dengan modal kecil banyak diterapkan bagi pebisnis pemula. Memulai bisnis kuliner dengan modal kecil juga memerlukan perencanaan yang matang. Ini karena Memulai bisnis kuliner dengan modal kecil benar-benar harus meminimalkan pengeluaran.

Ada beragam bisnis kuliner yang bisa dicoba. Jika kamu memperhatikan langkah-langkah dasar, seperti membuat rencana bisnis yang solid dan mengatur keuangan dengan baik, bisnis kuliner kecil bisa tumbuh sukses.

Dengan sedikit kesabaran dan perencanaan, memulai bisnis kuliner dengan modal kecil bisa menghasilkan kesukesesan. Berikut cara memulai bisnis kuliner dengan modal kecil, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat(2/10/2020).

Buat perencanaan anggaran

Perencanaan bisnis sangat penting untuk memulai bisnis kuliner dengan modal kecil. Salah satu bagian terpenting dari rencana bisnis adalah anggaran bisnis. Anggaran bisnis akan mencakup semua biaya yang harus kamu tanggung untuk memulai operasi bisnis.

Ini juga termasuk biaya yang kamu perlukan untuk menjalankan bisnis setelah berjalan dan pandangan jangka panjang tentang bagaimana bisnis berjalan. Beberapa contoh biaya yang akan dikeluarkan untuk memulai bisnis kuliner dengan modal kecil adalah:

– Bahan untuk membuat menu kuliner

– Biaya karyawan dan tim manajemen

– Peralatan

– Investasi awal dalam produk makanan

– Sewa tempat

Tentukan target pasar

Tentukan siapa yang akan membeli produkmu. Kamu bisa memilih baik kelas menengah ke atas atau kelas menengah ke bawah, orang tua dan anak-anaknya atau remaja. Dengan menentukan siapa target pasar, kamu akan tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Baca Juga :  Dipastikan! Peluncuran Xiaomi Black Shark 3, Berikut Kelebihannya

Misalnya, makanan apa yang ingin kamu sajikan, di mana tempat terbaik untuk membuka usaha, dan layanan seperti apa yang ingin kamu berikan kepada konsumen.

Amati pesaing

Dengan mengamati pesaing yang ada, kamu bisa mengungguli pesaing bisnis dengan cara yang mudah. Kamu bisa mencoba usaha kuliner yang sedang ramai atau banyak pelanggannya.

Perhatikan pelayanan seperti apa yang diberikan. Perhatikan pula lihat apa yang unik dari tempatnya, menu, harga, dan juga cara mereka melakukan promosi. Tuliskan apa pun yang menurutmu dapat ditingkatkan dan diterapkan pada usaha yang akan kamu buka. Dengan cara ini kamu bisa menjadi lebih baik dari bisnis pesaing dalam banyak hal.

Dengan mengamati pesaing kamu juga bisa memiliki gambaran harga dan menilai biaya untuk menjalankan usaha kuliner.

Tentukan konsep

Saat memulai bisnis makanan, penting untuk memutuskan jenis bisnis makanan yang ingin kamu bangun. Pilihannya seperti membuat restoran, food truck, kedai sederhana, katering rumahan, atau bisnis online.

Masing-masing opsi ini adalah cara yang layak untuk memulai dan menjalankan bisnis kuliner skala kecil. Kamu dapat memilih untuk memulai dengan satu jenis operasi dengan harapan dapat berpindah ke jenis lain pada akhirnya.

Pilih jenis kuliner

Ada banyak jenis kulier dengan banyak penggemar. Kamu bisa Mencoba salah satu yang menurutmu bisa kamu andalkan untuk dibuat. Pikirkan baik-baik tentang menu dan jenis makanan yang ingin kamu tawarkan.

Cari tahu apa tren menu terbaru yang sedang diminati pasar. Kamu dapat fokus pada pasar khusus tertentu. Ini seperti makanan vegetarian, kue, atau minuman kekinian.

Investasikan dalam Produk dan Alat

Ketika berbicara tentang bagaimana memulai bisnis makanan, kamu membutuhkan peralatan, persediaan makanan, dan segala sesuatu untuk menjual produk.

Baca Juga :  Diperbolehkan Mudik, Pengusaha Tranportasi Malah Galau

Banyak sekali pemilik usaha kuliner yang akhirnya menimbun bahan mentah sebanyak-banyaknya tanpa menyadari bahwa bahan mentah tersebut cepat busuk. Pada akhirnya, metode ini akan menambah kerugian. Kamu bisa mulai mengatur dan mengendalikan keuangan sejak awal usaha.

Selain itu, dalam usaha skala kecil, pastikan untuk tidak berlebihan membeli bahan mentah. Bahkan kamu bisa menerapkan sistem PO pada usaha kulinermu. Ini bisa mengheman keuangan dan mencegah penimbunan bahan baku.

Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis

Salah satu langkah utama dalam memulai bisnis kuliner dengan modal kecil adalah memisahkan antara keuangan pribadi dan bisnis. Apapun jenis bisnis yang kamu jalani, penting untuk memisahkan keuangan pribadi dari keuangan bisnis.

Saat memulai bisnis kuliner dengan modal kecil, mulailah membuat rekening bank kedua untuk bisnis. Ini akan membuat proses menghitung pajak dan pengeluaran bisnis jauh lebih mudah.

Manfaatkan internet

Salah satu cara memulai bisnis kuliner dengan modal kecil yang sangat membantu adalah memanfaatkan internet. Dengan internet bisnis bisa didukung dengan baik dan tanpa banyak pengeluaran.

Pertimbangkan untuk menggunakan platform media sosial seperti Facebook dan Instagram atau bisnis e-commerce. Pasang banyak gambar produk serta keunggulan dari produk kulinermu.

Meskipun tidak semua bisnis makanan memiliki situs web, ini bisa menjadi cara untuk membangun kredibilitasmu sebagai pebisnis. Website dapat menjadi tempat untuk memposting informasi bagi pelanggan termasuk menu, cara pemesanan, dan keistimewaan produkmu.

RID, SUMBER

Leave a Reply