Tips Melakukan Riset Pemasaran yang Perlu kamu ketahui

Genbisnis.com – Riset pemasaran adalah suatu kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran yang hasilnya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pemecahan masalah ataupun dalam pengambilan keputusan tertentu. Dengan adanya riset ini, pihak manajemen perusahaan dapat mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dan mengetahui strategi pemasaran mana yang masih relevan dijalankan berdasarkan informasi yang akurat.

Nah ini tips yang akan aku bagi untuk kalian:

1. Merumuskan Masalah

Hal pertama yang harus dilakukan adalah merumuskan masalah. Proses perumusan masalah ini memegang peranan yang sangat penting agar nantinya Anda dapat memahami dengan baik tujuan apa yang akan dicapai. Seperti kita ketahui, riset adalah proses untuk menghasilkan informasi yang akurat sebagai landasan dalam mengambil langkah atau mengatasi masalah tertentu dalam sebuah bisnis.

Contoh, misalnya permasalahan Anda adalah ingin menentukan berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk promosi atau iklan. Maka, rumusan masalah Anda adalah bagaimana cara mengetahui besarnya biaya yang diperlukan. Sedangkan hasil riset Anda harus menghasilkan kisaran biaya iklan atau promosi yang paling ideal.

2. Menentukan Desain Riset

Desain riset adalah prosedur tentang cara pengambilan data, cara pengujian hipotesis, dan kemungkinan untuk mengumpulkan kuesioner melalui berbagai metode yang dibutuhkan. Penentuan desain riset biasanya bergantung pada parameter yang menentukan hasil akhir sebuah riset.

Baca Juga :  Update! Positif Corona di Indonesia Tembus Seribu Orang

3. Merancang Metode Pengumpulan Data

Sumber data yang digunakan dalam suatu riset adalah data primer dan data sekunder. Data primer utama yang Anda butuhkan, dan biasanya diambil langsung dari lapangan. Sedangkan data sekunder adalah data penunjang yang biasanya diambil dari buku atau referensi lainnya.

4. Mengambil Sampel dan Mengumpulkan Data

Beberapa metode pengumpulan data yang bisa Anda gunakan misalnya wawancara, observasi lapangan, kuesioner, atau studi dokumen riset lain yang sejenis. Hasil dari pengumpulan data tersebut selanjutnya perlu dihimpun menjadi sebuah database.

5. Melakukan Analisis dan Interpretasi Data

Data yang telah Anda kumpulkan selanjutnya perlu Anda analisis dan diinterpretasikan untuk bisa memperoleh kesimpulan. Mulailah dari editing, coding, tabulasi, analisa statistik, dan interpretasi data. Hasil analisis dan interpretasi data inilah yang nantinya menjadi dasar Anda dalam menyusun laporan riset.

6. Menyusun Laporan Riset

Laporan riset adalah hasil akhir dari proses riset yang Anda lakukan. Laporan riset ini dapat berupa hasil penelitian, kesimpulan, ataupun rekomendasi rekomendasi penelitian. Nantinya, laporan riset akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan ataupun menyelesaikan masalah tertentu.

Baca Juga :  Ini Daftar Calon Pengganti Kim Jong Un Pimpin Korut

Riset pemasaran memiliki tiga fungsi utama, yakni:

  • Evaluating: Fungsi ini digunakan untuk mengevaluasi program-program pemasaran yang telah dilakukan sebelumnya. Melalui fungsi ini, Anda akan mengetahui hal apa saja yang sudah berjalan dengan efektif dan apa yang tidak. Fungsi evaluasi juga dibutuhkan ketika perusahaan ingin melakukan peninjauan ulang terkait brand positioning yang dibandingkan dengan produk pesaing.
  • Understanding: Fungsi ini bertujuan untuk memahami kebutuhan dan keinginan konsumen dengan lebih baik. Untuk menjalankan fungsi ini, riset yang dilakukan biasanya mengenai perilaku dan kebiasaan konsumen, serta harapan dan keluhan terhadap produk Anda.
  • Predicting: Fungsi ini bertujuan untuk memprediksi kondisi pasar di masa yang akan datang ataupun mempersiapkan langkah-langkah preventif terhadap suatu kondisi tertentu.

Agar nantinya penjualan online berjalan dengan lancar dan efektif, pastikan Anda dapat menyediakan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan.

(RI) Sumber

Leave a Reply