Tips Memulai Bisnis Franchise Minuman Laris Manis

GenBisnis – Bisnis franchise kuliner minuman memang terlihat menggiurkan, apalagi dengan maraknya berbagai tren minuman kekinian. Namun, ada hal-hal yang perlu diperhatikan diperhatikan agar bisnis minuman pun meraih sukses.

Ya, bisnis minuman memang tidak pernah ada matinya. Selalu ada pasar untuk bisnis minuman. Kini, berbagai jenis minuman unik dan lezat pun berkembang. Bisnis minuman bisa meraih omzet yang besar.

Sistem franchise adalah salah satu pilihan untuk memulai bisnis minuman. Sebelum yakin untuk membeli franchise untuk memulai bisnis minuman, pastikan bahwa check list untuk hal-hal berikut ini terpenuhi.

  • Pilih produk minuman yang target pasarnya jelas

Ini adalah hal terpenting sebelum bisa memulai bisnis minuman. Sebelum menjual suatu produk, pastikan bahwa pembelinya pun ada. Adakah calon konsumen yang bisa ditarget?

Anda bisa mengecek skala penjualan produk minuman tersebut. Tiap bisnis franchise biasanya memiliki hal tersebut, yakni catatan tentang jumlah dan jenis produk yang laris terjual di pasaran

Bisnis franchise biasanya memiliki sistem kontrak dalam kurun waktu yang cukup lama, kurang lebih 5 tahun. Oleh karenanya, penting untuk memastikan bahwa produk minuman yang dijual berpotensi sukses sehingga Anda tidak akan rugi.

  • Pastikan produk bukanlah minuman musiman
Baca Juga :  Cukai Bakal Berlaku Pada Kantong Plastik, Panca Budi Idaman Tidak Khawatir

Masih ingat dengan minuman es kepal Milo? Minuman tersebut sempat booming habis-habisan di berbagai daerah di Indonesia. Sayangnya, hal tersebut tak berlangsung lama. Kini, popularitas es kepal Milo pun redup.

Es kepal Milo adalah salah satu contoh dari minuman yang sifatnya musiman. Minuman tersebut hanya digemari dalam waktu yang singkat, kemudian ditinggalkan oleh konsumen.

Pastinya, Anda ingin bisnis bisa bertahan dan berjalan dalam waktu yang tidak singkat. Oleh karenanya, pastikan bahwa produk minuman tujuan Anda bukanlah sekadar minuman musiman.

Lagi-lagi, Anda bisa menggunakan portofolio skala penjualan sebagai acuan. Jika cenderung stabil dalam jangka waktu yang lama, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli franchise produk minuman tersebut.

  • Pilih pemilik franchise minuman yang suportif

Selain produk, pemilihan franchisor atau pemilik franchise pun terhitung krusial. Usaha minuman pasti akan menemui pasang surut, salah satunya dalam hal persaingan. Pilihlah franchisor yang bisa membimbing bisnis.

Salah satu ciri franchisor suportif adalah memudahkan kita dalam membuat inovasi. Beberapa franchisor memiliki aturan yang terlalu ketat, sehingga kita pun sulit untuk berinovasi.

  • Pertimbangkan reputasi brand produk
Baca Juga :  Lawan Corona! Hasil Lelang PSS Sleman Lebih Dari Rp. 88 Juta

Reputasi produk juga memainkan hal penting. Banyak konsumen yang pertimbangan pembeliannya didasarkan kepada reputasi dari brand tersebut.

Sebisa mungkin, pilihlah brand yang reputasinya baik dan memiliki catatan bersih. Artinya, tidak pernah ada masalah yang bersangkutan dengan brand tersebut. Anda pun pasti akan pikir-pikir untuk membeli produk minuman yang pernah tertimpa kasus kurang higienis, bukan?

  • Siapkan modal yang sesuai

Modal adalah hal krusial dalam berbisnis franchise. Pilihlah bisnis sesuai kesanggupan Anda. Jika Anda ingin bisnis yang modalnya tidak terlalu besar, ada beberapa franchise yang modalnya tidak sampai 10 juta.

  • Perhatikan hal-hal yang terkait legalitas bisnis franchise

Anda akan bekerja sama dengan pihak lain dengan berbisnis franchise. Periksalah semua hal terkait legalitas pemilik franchise serta produknya, termasuk kontrak kerja sama. Cermati baik-baik kontrak tersebut, karena hal tersebut merupakan kesepakatan yang akan dijalani kedua pihak.

Sumber : mebiso.com

Leave a Reply