Bertemu Jokowi, Trump Tertarik Investasi Ibu Kota Baru!

GenBisnis, JAKARTA – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam waktu dekat. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara akan membahas investasi dalam ibu kota baru.

Luhut mengatakan pembicaraan diadakan karena Trump dikabarkan tertarik berinvestasi di ibukota baru. Ketertarikan itu dikatakan oleh Jared Kushner dan Ivanka Trump Trump sebagai penasihat selama kunjungannya ke Washington DC untuk beberapa waktu.

“Kami akan berbicara tentang ibu kota baru. Jared menginginkan adanya diskusi lebih rinci dengan Trump, mereka (AS) mengatakan mereka ingin berinvestasi,” kata Luhut, Selasa (25/2).

Selain investasi ibu kota baru, pertemuan antara Jokowi dengan Trump juga membahas rencana investasi sovereign wealth fund atau dana abadi yang juga akan dilakukan AS untuk Indonesia.

Baca Juga :  Kepala OJK - Realisasi Dana Titipan Tersebut Melebihi Target

Beberapa waktu lalu, Chief Executive Officer (CEO) IDFC Adam Boehler mengunjungi Indonesia menyatakan minatnya untuk bergabung dengan Sovereign Wealth Fund (SWF). Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, IDFC menyiapkan dana US $ 5 miliar sebagai dana abadi untuk Indonesia.

Dalam catatan, SWF adalah badan dalam bentuk pengelola dana kekayaan negara seperti aset riil dan aset seperti saham, dan investasi alternatif lainnya. Modal SWF meliputi hasil usaha dari negara atau dana asing.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengundang semua negara di dunia untuk berinvestasi di ibukota negara baru. Selain pembiayaan investasi, Jokowi juga ingin teknologi terbaik dalam pembangunan ibukota baru.

Tawaran itu ditransmisikan sebagai pembicara utama pada forum internasional bertajuk Abu Dhabi Sustainability (ADSW), yang digelar di Dhabi Pusat Abu Nasional Center (ADNEC), Senin (13/1).

Baca Juga :  Jurus Indonesia Tangkal Efek Corona Di Sektor Ekonomi

Sumber.

Leave a Reply