UMKM Menantang Pandemi, Strategi Digital

Genbisnis Jakarta – Di masa pandemi ini, keadaan ekonomi seakan terhempas oleh badai yang membuat banyak usaha terpuruk. Tak hanya perusahaan-perusahaan besar, usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menyumbang 60% untuk ekonomi Indonesia juga terkena imbasnya.

Hal ini membawa beberapa UMKM mulai mencari jalan untuk terlepas dari jerat kesulitan karena pandemi ini melalui berbagai jalan, salah satunya dengan digitalisasi. Namun, hal itu bukan masalah yang mudah, karena beberapa UMKM membutuhkan partner atau rekanan dagang yang tepat untuk mengembangkan usaha di masa pandemi.

Herman Suharto selaku CEO Youtap Indonesia mengatakan jumlah UMKM di Indonesia sangatlah banyak. Terdapat sekitar 64,2 jutaUMKM di Indonesia namun, beberapa dari mereka banyak yang belum sadar mengenai media digital, inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.

“Waktu saya liat market UMKM, itu saya mikir harus ada yang mengertikan mereka nih. Nah, inilah yang menginspirasi Youtap untuk memberikan solusi dari sisi UMKMnya. Jadi justru layanan kita ini lebih kepada UMKM. Termasuk misalnya di (era) digitalisasi ini lagi marak transaksi non tunai (QR Code), ” ungkap Herman dikutip dari podcast Tolak Miskin.

Baca Juga :  TKI yang Dipulangkan Dipastikan Jokowi akan Mendapatkan Bantuan Sosial

Lebih lanjut, Herman mengatakan sebenarnya yang diperlukan para pengusaha kecil adalah partner bisnis. Mengapa demikian? Menurut Herman banyak pengusaha di Indonesia yang merasa kesepian karena melakukan semuanya itu sendirian.

“Mereka ngelakuin sendiri dari jaga toko, buka tutup warung itu mereka lakukan sendirian. Ini juga yang menginspirasi Youtap untuk dapat menjadi teman dagang bagi para pelaku UMKM,” tutur Herman.

Herman menjelaskan sebenarnya UMKM di Indonesia itu juga bisa menjadi lebih berkembang dari sebelumnya, sehingga diharapkan UMKM ini akan berkembang menjadi merchant-merchant besar yang sudah ada. Menurut Herman, bagi UMKM yang ingin berkembang intinya adalah bisa menjual dagangan lebih banyak dari sebelumnya.

“Nah itu yang kita provide, jadi kita beri solusi mulai dari merchant itu mengelola dagangannya, memproses transaksi baik itu tunai maupun non tunai, sampai memberikan analisa yang akan diberikan via whatsapp,” jelas Herman.

Baca Juga :  Kerjasama E-Commerce Dan Logistik Topang Ekonomi New Normal

Baca juga:
Aplikasi Dagang Youtap Bantu Digitalisasi & Pengembangan UMKM
Herman menambahkan solusi dari Youtap juga sudah dipakai oleh beberapa enterprise besar sampai dengan merchant yang kecil. Youtap pun memboyong solusi untuk enterprise besar ke UMKM atau merchant kecil agar lebih maju dan berkembang.

“Jadi Youtap ini kan sekarang sudah dipakai merchant enterprise besar seperti McDonalds. Nah, sistem yang sama kita dorong ke merchant-merchant mikro yang di mana sampai saat ini ada 60 ribu merchant mikro yang sudah mengadopsi layanan dari Youtap,” pungkas Herman.

RID, SUMBER

Leave a Reply