Update! Indonesia Telah Ditetapkan Sebagai Negara Maju

GenBisnis – Selama ini Indonesia seakan identik dengan identitas sebagai negara berkembang. Hingga muncul sebuah istilah yang dipakai kaum milenial Indonesia sebagai negara ber”flower” merujuk pada negara berkembang.

Namun sepertinya status tadi mesti segera direvisi. Karena Amerika Serikat (AS) melalui Kantor Perwakilan Perdagangan atau Office of the US Trade Representative (USTR) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), mengeluarkan Indonesia dari daftar negara-negara berkembang.

Kemudian memasukkannya sebagai negara maju. Namun sejatinya ada udang dibalik batu. Ada maksud tersembunyi dalam perubahan status ini dan sangat erat hubungan nya dengan perdagangan.

Kebijakan tersebut dilakukan pemerintahan Donald Trump demi mengurangi jumlah negara-negara berkembang yang selama ini mendapatkan perlakuan istimewa. Karena memang status negara berkembang memberikan keuntungan secara khusus di sektor perdagangan dunia.

Baca Juga :  Ide Bisnis Modal Minim Untuk Milenial (Part 1)

Hal tersebut karena barang impor dari negara berkembang yang masuk ke AS, mendapatkan bea masuk lebih rendah dibanding komoditas negara maju.

Dalam pertimbangan yang digunakan, USTR mengabaikan indikator negara berkembang lainnya. Seperti angka kematian bayi, angka buta huruf orang dewasa, dan harapan hidup saat lahir.

Alasan inilah yang membuat Indonesia dianggap AS tak lagi memenuhi syarat mendapat perlakuan istimewa sebagai negara berkembang.

Lihat saja dampaknya nanti, ekspor barang dari Indonesia akan terkea tarif tinggi daripada negara berkembang lainnya. Sebagai contoh, pajak-pajak impor yang diatur AS atas barang Indonesia bakal lebih tinggi, termasuk bea masuk.

Kebijakan ini cenderung merugikan perdagangan Indonesia kedepannya. Padahal selama ini Indonesia surplus dari AS. Menarik disimak apa response dari pemerintahan Indonesia terkait hal ini.

Baca Juga :  Inilah Syaratnya Bagi WNA Yang Ingin Menetap Lebih Lama di Indonesia Akibat Pandemi

Leave a Reply