Vaksin Corona Diperkirakan Seharga Rp 146 Ribu

Genbisnis, Jakarta – Vaksin Corona buatan Sinovac dari China akan menjalani uji klinis tahap III yang dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero). Sedikitnya, ada 1.400 relawan yang akan dilibatkan dalam uji klinis ini.

Lalu berapa harga yang dipatok untuk satu dosis vaksin?

Corporate secretary Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan sampai sekarang belum ada harga pasti dari vaksin.

“Kalau harga pastinya belum ada,” ungkap Bambang, Selasa (21/7/2020).

Hanya saja per dosisnya harga yang kemungkinan dipatok sekitar US$ 5-10. Kalau dirupiahkan dengan kurs Rp 14.600, maka kemungkinan harga vaksin Corona ini berkisar Rp 73.000 hingga Rp 146.000.

“Itu baru range estimasi harga per dosisnya US$ 5-10,” kata Bambang.

Baca Juga :  BPJT: Pengguna Jalan Tol Anjlok Hingga 60 Persen

Vaksin dari China ini sendiri sampai di Indonesia hari Minggu lalu. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, uji klinis vaksin COVID-19, dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan sehingga ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021 mendatang. Jika lancar, maka Bio Farma akan memproduksi pada kuartal I 2020.

“Apabila uji klinis vaksin COVID-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 mendatang, dan kami sudah menyiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis,” ujar Honesti dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2020).

Honesti menambahkan, alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra adalah platform vaksin/metode pembuatan vaksin Corona yang digunakan oleh Sinovac sama dengan kompetensi yang dimiliki oleh Bio Farma saat ini. Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis.

Baca Juga :  Penyebaran Virus Corona, Gejala dan Cara Pencegahannya

(QR) Sumber.

Leave a Reply