Wabah Corona, 60 Persen Masker Indonesia Berbahan Baku dari China

GenBisnis, Jakarta – Bahan baku seperti produk masker spunbond sebagian besar diimpor dari Cina. Pada saat yang sama, Cina diganggu oleh corona, membuat pasokan bahan baku ke Indonesia terkendala.

Pada saat yang sama permintaan melonjak masker domestik di Indonesia meskipun belum ada kasus positif korona. Namun, produksi dalam negeri sulit untuk mengimbangi permintaan tinggi karena bahan baku yang terbatas harus diimpor dari China.

Ketua Indonesian Nonwoven Association (INWA) Billy Hidjaja yang juga pemilik PT Hadtex mengungkapkan banyak masker dari bahan baku yang harus diimpor dari luar negeri, karena tidak semua diproduksi di Indonesia.

“Setiap tahun kami telah mengimpor 75 ribu ton bahan baku termasuk nonwoven spunbond dan mayoritas berasal dari China. Lebih dari 60%,” katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (27/2).

Baca Juga :  Iran Akhirnya Berhasil Temukan Obat Virus Corona COVID-19, Pasien Membaik Dalam 48 Jam

Indonesia bukan tidak mampu menyediakan bahan baku. Billy mengatakan bahan baku dalam negeri juga telah diberdayakan, sayangnya itu tidak cukup.

“Kain spunbond di Indonesia juga ada. Namun produksi tidak sebanyak seperti di Cina,” katanya.

Dia mengatakan permintaan sebagian masker harus diimpor, sayangnya masker impor juga dicari oleh banyak negara, terutama China dan negara-negara lain.

“Penyerapan bukan hanya Cina. Negara sekitar juga punya permintaan dalam jumlah besar,” katanya.

Kasus Corona menjadi pelajaran bahwa ketergantungan pada bahan baku impor dari negara lain menjadi masalah di industri manufaktur.

Sumber.

Leave a Reply