Pertamina Patra Niaga Dukung Pengungsi dengan Bantuan Bright Gas

2 minutes reading
Monday, 15 Dec 2025 02:06 12 Redaksi

genbisnis.com/ – Pertamina Patra Niaga menyalurkan total 983 tabung LPG untuk mendukung operasional dapur umum dan posko pengungsian di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebagai bagian dari respons tanggap darurat bencana alam.

Penyaluran ini bertujuan memastikan ketersediaan energi memasak tetap aman dan berkelanjutan bagi para pengungsi.

“Bantuan ini merupakan Bright Gas untuk memastikan pasokan LPG di dapur umum pengungsian tetap aman dan mencukupi,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (14/12/2025).

Dari total bantuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menyalurkan LPG dalam dua tahap, yakni tahap tanggap darurat awal dan tahap lanjutan yang difokuskan pada wilayah terdampak paling berat. Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan.

“Total 983 tabung ini terdiri atas 244 tabung pada tahap awal tanggap darurat serta tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kilogram,” ujar Roberth.

Ia menjelaskan, tambahan 739 tabung Bright Gas difokuskan untuk mendukung dapur umum dan posko pengungsian di Provinsi Aceh dan wilayah sekitarnya yang masih membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar.

“Kami berharap dapur umum dapat terus beroperasi secara maksimal dalam melayani kebutuhan pangan para pengungsi,” tutur Roberth.

Lebih lanjut, Roberth menyebutkan bahwa penyaluran Bright Gas di Aceh menjangkau sejumlah kabupaten yang terdampak bencana banjir dan longsor, sehingga aktivitas memasak di posko pengungsian tetap berjalan tanpa kendala.

“Dukungan ini kami salurkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Gayo Lues,” jelasnya.

Sementara itu, pada tahap awal tanggap darurat, sebanyak 244 tabung LPG telah lebih dahulu didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, serta sebagian wilayah Aceh. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan.

“Distribusi tahap awal dilakukan di Sumatera Barat meliputi Padang, Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar, serta di Sumatera Utara seperti Tapanuli Tengah dan Medan,” ungkapnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan energi selama masa darurat hingga tahap pemulihan pascabencana. Koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah daerah dan BPBD setempat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD agar penyaluran energi, baik BBM maupun LPG, tepat sasaran dan mendukung percepatan pemulihan pascabencana,” pungkas Roberth. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA