Bapanas: Cabai Rawit, Beras, dan Telur Turun di Tingkat Konsumen

3 minutes reading
Monday, 15 Dec 2025 01:57 18 Redaksi

genbisnis.com/ – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat konsumen secara nasional, termasuk cabai rawit merah dan bawang merah, berdasarkan data Panel Harga Bapanas.

Penurunan ini menjadi indikator perbaikan pasokan dan distribusi pangan di sejumlah wilayah.

“Harga cabai rawit merah tercatat Rp69.963 per kilogram, turun Rp3.510 dari hari sebelumnya, sementara bawang merah berada di Rp46.240 per kilogram, turun Rp2.266,” demikian keterangan Panel Harga Bapanas.

Selain hortikultura, Bapanas juga mencatat penurunan harga beras di berbagai kategori yang menjadi konsumsi utama masyarakat. Kondisi ini diharapkan dapat menjaga daya beli konsumen sekaligus menekan inflasi pangan.

“Harga beras premium tercatat Rp15.883 per kilogram atau turun Rp657, beras medium Rp13.070 per kilogram turun Rp464, dan beras SPHP berada di Rp12.074 per kilogram turun Rp397,” berdasarkan data yang sama.

Pada komoditas pangan sumber karbohidrat dan protein nabati, tren penurunan harga juga terjadi. Jagung dan kedelai impor mengalami koreksi harga seiring membaiknya distribusi pasokan.

“Harga jagung tingkat peternak tercatat Rp6.609 per kilogram turun Rp378, sedangkan kedelai biji kering impor menjadi Rp10.567 per kilogram atau turun Rp234,” tercantum dalam Panel Harga Bapanas.

Sementara itu, komoditas bawang putih dan aneka cabai menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini dinilai dapat membantu menstabilkan harga bahan pangan rumah tangga.

“Bawang putih bonggol berada di harga Rp33.778 per kilogram turun Rp4.302, cabai merah keriting Rp60.269 per kilogram turun Rp2.777, dan cabai merah besar Rp46.455 per kilogram turun Rp9.579,” tulis Bapanas.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging dan telur juga terpantau melemah. Kondisi ini memberikan ruang bagi konsumen untuk memperoleh bahan pangan bergizi dengan harga lebih terjangkau.

“Daging sapi murni tercatat Rp131.267 per kilogram turun Rp4.265, daging ayam ras Rp38.597 per kilogram turun Rp1.332, serta telur ayam ras Rp30.273 per kilogram turun Rp1.184,” berdasarkan rilis tersebut.

Pada komoditas gula dan minyak goreng, pergerakan harga cenderung variatif. Sebagian mengalami penurunan, sementara minyak goreng curah tercatat mengalami kenaikan tipis.
“Harga gula konsumsi berada di Rp17.588 per kilogram turun Rp506, minyak goreng kemasan Rp19.879 per liter turun Rp1.126, Minyakita Rp16.952 per liter turun Rp627, sedangkan minyak goreng curah naik tipis menjadi Rp17.864 per liter,” demikian data Bapanas.

Komoditas tepung dan hasil perikanan juga menunjukkan tren penurunan harga di tingkat konsumen. Penurunan ini turut menopang stabilitas harga pangan nasional secara keseluruhan.

“Tepung terigu curah tercatat Rp9.483 per kilogram turun Rp260, tepung terigu kemasan Rp12.758 per kilogram turun Rp178, ikan kembung Rp42.969 per kilogram turun Rp352, ikan tongkol Rp34.853 per kilogram turun Rp598, dan ikan bandeng Rp33.484 per kilogram turun Rp2.309,” tulis Panel Harga Bapanas.

Adapun untuk komoditas pendukung lainnya, harga garam konsumsi juga tercatat mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

“Harga garam konsumsi berada di Rp10.516 per kilogram atau turun Rp1.050,” tutup laporan Bapanas. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA