Nusron Wahid Sambut Positif Rencana Presiden Prabowo Bangun Gedung Umat di Eks-Kedubes Inggris

2 minutes reading
Saturday, 7 Feb 2026 04:12 5 admin

genbisnis.com/ – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memaparkan rencana strategis pemerintah untuk membangun pusat perkantoran lembaga Islam di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) guna memperkuat konsolidasi dan kewibawaan organisasi keumatan di Indonesia.

Pemaparan tersebut disampaikan di sela-sela acara Dzikir Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat Periode 2025-2030 yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Nusron Wahid menjelaskan bahwa penggunaan lahan seluas 4.000 meter persegi tersebut merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap perjuangan umat Islam sebagai kekuatan mayoritas nasional.

Fasilitas ini nantinya akan menempati gedung ikonik bekas Kedutaan Besar Inggris yang terletak tepat di jantung ibu kota.

“Masalah (penyediaan) gedung ini adalah bentuk komitmen presiden kepada kewibawaan dan perjuangan umat Islam sebagai mayoritas kekuatan yang ada di Indonesia,” ujar Nusron Wahid dalam keterangan tertulis yang diterima.

Gedung yang direncanakan memiliki kapasitas 40 lantai tersebut akan difungsikan sebagai kantor bersama bagi berbagai lembaga besar, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), hingga Dewan Masjid Indonesia.

Nusron juga menilai kehadiran kantor terpadu ini dapat meringankan beban biaya operasional (overhead) sehingga lembaga-lembaga tersebut bisa mengalihkan fokus pada program pemberdayaan masyarakat.

“Supaya mereka tidak lagi terbebani overhead tiap bulan dan fokus untuk memberdayakan umat. Ini kita sambut positif. Apalagi umat Islam di Indonesia sebagai kekuatan mayoritas, kalau terurus dengan baik tentunya akan membantu bangsa Indonesia ini dengan baik,” tutur Nusron Wahid secara langsung.

Dalam momentum yang sama, Presiden Prabowo Subianto menegaskan di hadapan sekitar 58 ribu jemaah bahwa kawasan Bundaran HI tidak boleh hanya didominasi oleh pusat perbelanjaan dan hotel mewah. Kehadiran “Gedung Umat” ini diharapkan menjadi simbol kekuatan spiritual di tengah pusat bisnis Jakarta.

Acara bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” ini juga diwarnai aksi kemanusiaan melalui penyaluran bantuan rehabilitasi tiga masjid serta donasi perbaikan 500 rumah guru mengaji di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden ke-10 RI, Jusuf Kalla, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA