dok.makassar.antaranews.com Megapolitan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menggandeng Yon Zeni Konstruksi (Yonsipur) Kodam XIV/Hasanuddin dalam penyediaan teknologi air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak kondisi darurat.
Dalam kerja sama tersebut, BPBD Makassar memanfaatkan dukungan Yonsipur yang memiliki mobil Reverse Osmosis (RO), sebuah teknologi penjernihan air yang mampu mengolah air baku yang sebelumnya tidak layak konsumsi menjadi air bersih yang aman digunakan. Bantuan air bersih ini kemudian disalurkan kepada warga di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, melalui keterangan resminya di Makassar pada Kamis, menegaskan bahwa kehadiran negara dalam situasi darurat harus diwujudkan melalui langkah nyata dan solutif.
“BPBD tidak boleh kehabisan akal. Ketika peralatan kami terbatas, kolaborasi adalah kunci. Alhamdulillah, bersama Yonsipur Kodam XIV/Hasanuddin dan PMI, kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih bisa kita penuhi. Inilah wujud nyata sinergi untuk kemanusiaan,” ucapnya.
Ia menambahkan, dampak dari kolaborasi lintas institusi ini sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah yang selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang layak.
Sementara itu, Komandan Yonsipur Kodam XIV/Hasanuddin, Letkol Czi Vispayudha, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam situasi darurat.
“Mobil RO yang kami miliki memang disiapkan untuk kondisi darurat dan kemanusiaan. Kami siap mendukung BPBD dan pemerintah daerah kapan pun dibutuhkan. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” urainya.
Penyaluran air bersih ini pun mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Buloa yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kehadiran mobil RO dinilai sangat membantu dan memberikan solusi cepat atas persoalan yang mereka hadapi.
Sinergi antara BPBD Kota Makassar, Yonsipur Kodam XIV/Hasanuddin, serta Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi yang efektif, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
BPBD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan demi memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi kebencanaan dan kondisi darurat.