genbisnis.com/ – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan “Paket Ramadhan Bahagia” kepada keluarga prasejahtera di wilayah Jakarta guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Langkah strategis ini dilakukan untuk merespons potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah perkotaan dengan biaya hidup tinggi.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menjelaskan bahwa paket bantuan tersebut dirancang berisi berbagai komoditas pangan esensial yang dapat langsung dimanfaatkan oleh para penerima manfaat. Menurutnya, intervensi ini menjadi sangat krusial agar masyarakat prasejahtera memiliki ketahanan ekonomi yang cukup saat menjalankan ibadah.
“Karena itu, Baznas berupaya hadir memberikan dukungan agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” ujar Saidah Sakwan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Saidah menegaskan bahwa Baznas RI berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan distribusi bantuan sosial sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan solidaritas sosial.
Pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dipastikan berjalan secara amanah demi menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di berbagai titik krusial.
“Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Baznas berupaya memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, Baznas berharap beban finansial keluarga mustahik dapat berkurang secara signifikan, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam beribadah. Saidah optimis bahwa sinergi antara penghimpun zakat dan masyarakat dapat menjaga stabilitas ekonomi keluarga rentan di tengah fluktuasi harga pasar yang sering terjadi di awal tahun.
“Melalui bantuan ini, kami berharap beban kebutuhan pokok keluarga mustahik dapat berkurang, sehingga mereka bisa lebih tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” pungkas Saidah. (*)
No Comments