Hadiri Hari Desa Nasional, Wamen Ossy Dermawan Tekankan Pentingnya Penataan Akses Tanah

2 minutes reading
Thursday, 15 Jan 2026 15:52 11 Redaksi

genbisnis.com/ – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/01/2026).

Kehadiran ini bertujuan untuk menegaskan peran strategis kementerian dalam menyediakan legalitas hak atas tanah sebagai fondasi utama pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Wamen Ossy menjelaskan bahwa kepastian hukum merupakan instrumen krusial bagi masyarakat perdesaan untuk mengembangkan potensi ekonomi. Hal ini sejalan dengan visi Astacita keenam Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan nasional yang dimulai dari desa untuk mencapai pemerataan ekonomi.

“Dengan legalitas hak atas tanah, masyarakat memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan potensi ekonominya. Ini sejalan dengan Astacita keenam dari Presiden Prabowo, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan serta pemerataan ekonomi,” ujar Ossy Dermawan dalam keterangan tertulis yang diterima.

Lebih lanjut, Ossy menuturkan bahwa peran kementerian tidak berhenti pada pemberian sertipikat semata, melainkan berlanjut pada penataan akses tanah. Fokus ini bertujuan agar tanah yang telah memiliki legalitas dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga memberikan nilai tambah nyata bagi pendapatan warga desa.

Kementerian ATR/BPN berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, terutama dengan Kementerian Desa, guna mendukung strategi nasional pembangunan inklusif. Menurut Ossy, sinergi ini penting untuk memastikan seluruh program prioritas pemerintah dapat menyentuh masyarakat hingga ke tingkat terbawah.

“Kementerian ATR/BPN akan terus bergandengan tangan dan bahu-membahu bersama seluruh kementerian, khususnya Kementerian Desa, untuk mewujudkan pembangunan desa yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” tegasnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyambut baik sinergi tersebut melalui peluncuran dua belas Aksi Bangun Desa. Program tersebut dirancang sebagai akselerator menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan desa.

“Insyaallah, apabila seluruh aksi tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, maka Indonesia Emas 2045 akan dapat kita nikmati bersama, khususnya bagi anak cucu kita,” ungkap Yandri Susanto.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia” ini turut dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, sejumlah kepala daerah, serta perwakilan perangkat desa dari berbagai wilayah. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA