Wamen Ossy Serahkan Bantuan ATR/BPN Peduli Bencana di Sumut

3 minutes reading
Wednesday, 10 Dec 2025 00:02 21 Redaksi

genbisnis.com/ – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, melalui program ATR/BPN Peduli Bencana sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban bencana alam.

“Dengan segala kerendahan hati, meski bantuan ini sangat terbatas, kami mohon dapat diterima dengan tangan terbuka sebagai wujud kepedulian Kementerian ATR/BPN,” ujar Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, Rabu (10/12/2025).

Penyaluran bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wamen Ossy kepada Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana, KH Mabroer MS, dan diterima oleh warga Desa Tolang Julu yang hingga kini masih mengungsi akibat bencana.

“Inilah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” kata Ossy Dermawan.

Kehadiran Wamen Ossy di lokasi pengungsian disambut haru oleh para warga. Ia menyempatkan diri menyapa pengungsi satu per satu, mendengarkan keluhan mereka, serta memastikan kebutuhan dasar dan kondisi kesehatan warga tertangani dengan baik selama berada di posko pengungsian.

“Kami ingin memastikan seluruh pengungsi mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak,” ujarnya.

Ossy menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan secara sukarela dari seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk solidaritas nasional terhadap korban bencana.

“Sejak bencana terjadi, kami mengumpulkan bantuan secara sukarela dari pegawai ATR/BPN dari Sabang sampai Merauke. Duka Bapak dan Ibu adalah duka kami semua,” ucapnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi nilai utama yang terus dijaga dalam penanganan bencana, terutama saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“Di sinilah semangat gotong royong bangsa Indonesia benar-benar diuji,” tutur Wamen Ossy.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan mendesak para pengungsi, antara lain paket makanan dan minuman, obat-obatan, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan anak, selimut, karpet, perlengkapan ibadah, serta peralatan kebersihan. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa pengungsian.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama berada di pengungsian,” katanya.

Berdasarkan data Posko Moslem Disaster Rescue MUI, bencana banjir dan longsor di Desa Tolang Julu mengakibatkan 55 rumah mengalami kerusakan berat, bahkan 15 rumah di antaranya hanyut terbawa arus.

Akibatnya, sebanyak 280 jiwa terpaksa mengungsi dan meninggalkan tempat tinggal mereka.

“Kondisi kerusakan rumah cukup parah sehingga warga belum bisa kembali ke rumah masing-masing,” ungkap perwakilan posko.

Penyaluran bantuan melalui kerja sama antara ATR/BPN dan MUI diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan prioritas warga terdampak. Wamen Ossy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana ini,” ujarnya.

Program ATR/BPN Peduli Bencana merupakan wujud nyata kepedulian sosial Kementerian ATR/BPN yang dijalankan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta relawan kemanusiaan. Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Ketua MUI Tapanuli Selatan Ali Sati, serta Kepala Desa Tolang Julu Fuad Arrazy Daulay.

“Sinergi semua pihak menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkas Wamen Ossy. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA